Program Autochem Mengajar kembali hadir untuk memberikan edukasi dan pengalaman praktek seputar perawatan kendaraan kepada generasi muda. Kali ini, kegiatan edukatif ini menyapa para siswa di Kota Madiun, Jawa Timur selama tiga hari berturut-turut, 23 hingga 25 September 2026.
Autochem Mengajar hadir membawa semangat yang sama: berbagi pengetahuan, meningkatkan wawasan, sekaligus memperkenalkan pentingnya perawatan kendaraan kepada generasi muda.
Kehadiran Autochem Mengajar di Madiun selama tiga hari menjadi bagian dari komitmen Autochem untuk terus berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda, khususnya di bidang otomotif.
Dengan edukasi di kelas, praktek langsung, interaksi bersama instruktur profesional, serta fun learning, program ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap dunia otomotif.
Tiga Sekolah, Tiga Hari Penuh Edukasi
Dalam rangkaian Autochem Mengajar 2026 di Madiun, tim Autochem mengunjungi tiga sekolah, yaitu:
• SMKN 1 Madiun
• SMK Gamaliel 1
• SMKN 2 Jiwan.
Selama tiga hari, para siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diajak mengikuti kegiatan praktek. Konsep pembelajaran yang interaktif membuat kegiatan berlangsung lebih dekat dengan dunia siswa.
Mereka dapat bertanya, berdiskusi, sekaligus mendapatkan gambaran mengenai penerapan ilmu perawatan kendaraan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
In-Class Education: Mengenal Komponen Penting Perawatan Kendaraan
Pada sesi ini, para siswa mendapatkan edukasi mengenai berbagai produk dan komponen yang memiliki peran penting dalam menjaga performa kendaraan, mulai dari pelumas, cairan rem, hingga radiator coolant.
Materi diberikan dengan pendekatan yang mudah dipahami sehingga siswa dapat mengenali fungsi masing-masing cairan sekaligus memahami mengapa pemilihan dan penggunaan produk yang tepat menjadi bagian penting dari perawatan kendaraan.
Pengetahuan dasar seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa, khususnya mereka yang sedang menempuh pendidikan di bidang otomotif.
Workshop Mandiri: Belajar Langsung Melalui Praktek
Autochem Mengajar juga menghadirkan sesi Workshop Mandiri. Dalam sesi ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses penggantian cairan rem dengan menggunakan Prestone Brake Fluid.
Kegiatan praktik dilakukan dengan pendampingan instruktur profesional. Dengan demikian, siswa dapat memahami tahapan pekerjaan sekaligus mengenal prosedur yang tepat dalam melakukan perawatan sistem pengereman kendaraan.
Metode pembelajaran melalui praktek ini menjadi salah satu bagian penting dari Autochem Mengajar karena memberikan pengalaman yang lebih nyata dibandingkan hanya mempelajari materi secara teori.
Kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan siswa agar semakin mengenal kebutuhan serta perkembangan dunia kerja.
Pakai Cairan Rem Prestone Brake Fluid DOT 4
Titik didih Prestone Brake Fluid DOT 4 sebagai standar untuk EV atau mobil listrik adalah 265 derajat Celcius (kondisi baru). Bermodalkan hasil riset yang panjang di Indonesia, cairan rem Prestone sanggup menjaga kadar air dalam batas aman.
Diproduksi untuk wilayah tropis, cairan rem berkualitas ini memiliki kadar air di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 0,3%. Bahkan, penurunan performa akibat iklim tropis yang mencapai kelembapan hingga 80% pada produk Prestone yang masih tersegel pun tidak terjadi.
Hal ini jelas menguntungkan karena mereduksi potensi timbulnya karat akibat oksidasi di dalam sistem rem mobil listrik. Prestone turut memberikan perlindungan korosi untuk semua logam, cocok untuk rem cakram dan tromol, serta bersinergi dengan fitur-fitur penting seperti ABS dan energy regenerative brake system.