BERITA & ACARA
BERITA & ACARA
26-September-2019

PERTAMAX DI JAKARTA KINI SUDAH BERSTANDAR EURO 4

 JAKARTA – Regulasi emisi EURO 4 telah diberlakukan sejak 2018 lalu, untuk menggantikan standar EURO 2 yang sudah digulirkan sejak tahun 2007.

Artinya, teknologi mesin untuk mobil produksi 2018 hingga sekarang, telah mengadopsi standar emisi EURO 4. Tapi tahukah Sobat, jika selama ini hanya Pertamax Turbo yang memenuhi syarat untuk memenuhi kebutuhan mesin berstandar emisi EURO 4. Bukan perihal kadar oktan yang tinggi, namun lebih kepada kandungan Sulfur di dalamnya, dimana bahan bakar untuk mesin berstandar EURO 4 memerlukan kandungan Sulfur maksimal 50 ppm. 

Sekadar info, kandungan Sulfur yang tinggi pada bahan bakar akan menyebabkan tersumbatnya lubang injector di mesin. Jika dibiarkan terus menerus, tentu konsumsi BBM menjadi lebih boros dan penurunan tenaga mesin. Bandingkan dengan bensin berstandar EURO 2 yang memiliki kandungan Sulfur maksimal 500 ppm. Artinya, bahan bakar standar EURO 4 jauh lebih bersih sehingga memerlukan proses penyaringan di kilang minyak yang lebih canggih lagi.

Saat ini Pertamina memiliki 6 kilang minyak yang masih aktif berproduksi, yakni Dumai (Riau), Plaju Palembang (SumSel), Cilacap (JaTeng), Balikpapan (KalTim), Balongan (JaBar) dan Sorong (Papua). Namun hanya kilang minyak Balongan yang mampu memproduksi Pertamax Turbo dengan kandungan Sulfur berstandar EURO 4. Rencananya, proyek pembanginan kilang Bontang (KalTim) yang barus selesai pada 2026 akan mampu memenuhi standar standar EURO 5 (10 ppm).

Akhir Juli 2019 lalu, kilang minyak Cilacap pun kini telah mampu memproduksi Pertamax dengan standar Euro 4. Plus peningkatan produksi dari 1 juta barrel / bulan, kini menjadi 1,6 juta / barrel.

“Kilang Cilacap merupakan salah satu kilang besar Pertamina yang berperan menjaga swasembada dan kemandirian nasional. Kapasitas operasinya, mampu menyumbangkan sekitar 33,4% barrel per bulan,” terang Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, Ignatius Tallulembang. 

Selain ketersediaan BBM berkualitas di Jakarta dan sekitarnya, peningkatan produksi Pertamax juga dapat mengurangi impor BBM. “Hal ini berdampak positif pada cadangan devisa negara dan bahkan berkontribusi terhadap GDP Indonesia sebesar 0,12%,” tambah Ignatius kembali.

Nah, bagaimana dengan pemilik kendaraan di luar daerah yang belum terjangkau dengan Pertamax berstandar EURO 4? MASTER Petrol Injector merupakan solusi perawatan agar kebersihan injector tetap terjaga.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2019, Hak cipta dilindungi Undang-undang.