TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
26-June-2026

APA ITU ZONA KEMAMPUAN MATA MEMANDANG? PENTING KETIKA MENGEMUDI DI JALAN TOL

Anda pasti pernah membaca informasi mengenai kasus pelemparan batu terhadap mobil oleh orang tidak bertanggung jawab di jalan tol. Perbuatan tersebut jelas sangat berbahaya dan tidak dibenarkan karena dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Belajar dari kejadian tersebut, Anda wajib meningkatkan level kewaspadaan saat mengemudi mobil di jalan tol. Selain itu, sebaiknya juga tidak mengalihkan perhatian seperti bermain ponsel supaya dapat mengantisipasi segala kemungkinan.

Ada teknik lain untuk menghindari terkena lemparan batu di jalan tol. Contoh dengan mengasah kemampuan panca indra penglihatan atau mata. Selain memastikan visibilitas yang baik, respons kemampuan mata bisa menganalisa risiko-risiko yang mungkin terjadi sebagai antisipasi.

Zona Kemampuan Mata Memandang

Ada dua zona kemampuan mata dalam melihat sesuatu dalam konteks safety driving. Pertama disebut sebagai zona melihat dan yang kedua adalah zona analisa yang memiliki peran penting sebagai langkah mewaspadai akan adanya risiko masalah jauh di depan mata.  

1. Zona Melihat
Zona melihat atau seeing zone, adalah ketika mata melihat sesuatu tetapi kondisinya masih samar-samar. Biasanya Anda belum mengenal secara pasti obyek yang berada di rentang waktu antara 30-120 detik ke depan. 

Dengan asumsi kecepatan mobil 100 km/jam, jarak pandang Anda sekitar 800 meter hingga 2 km ke depan menuju objek yang dilihat secara samar-samar tadi. Semakin kencang kendaraan tentunya semakin sulit visibilitas ke depan

2. Zona Analisa
Zona analisa atau planning zone, berada di jarak antara 12-15 detik ke depan atau sekitar 300-500 meter ke obyek yang wajib diamati. Pada zona ini, mata tak lagi hanya bisa melihat jelas, namun otak sudah mulai mengenali secara jelas atas objek-objek yang sebelumnya samar. 

Pada fase ini, analisa Anda akan mulai bekerja dan merencanakan keputusan yang dilakukan. Ketika mengenal adanya ancaman atau bahaya seperti seseorang mau melempar batu, maka keputusan Anda untuk memperlambat atau berpindah lajur akan muncul. Apabila sudah mulai mengenal ancaman atau bahaya, sebaiknya langsung mengambil langkah antisipasi. 

Mulai dengan memastikan kondisi sekitar lewat kaca spion, kurangi laju kendaraan, atau pindah ke lajur lambat. Itulah mengapa Anda tidak boleh mengalihkan perhatian ke hal-hal tidak penting, seperti bermain ponsel karena risikonya tidak dapat mengenali dan menganalisa potensi bahaya di depan.

Gunakan Prestone Brake Fluid DOT 4 Untuk Sistem Rem Mobil Listrik

Prestone adalah cairan rem yang memberikan kinerja optimal dalam sistem pengereman mobil listrik. Formula khusus membuat gejala vapor lock dapat dicegah saat rem bekerja keras dan titik didihnya tidak mudah turun akibat oksidasi, guna mencegah rem gagal berfungsi. 

Bermodalkan hasil riset yang panjang di Indonesia, Prestone Brake Fluid sanggup menjaga kadar air dalam batas aman. Sebelum dipasarkan, cairan rem ini telah melewati tahapan quality control, di antaranya adalah pengujian kadar air di laboratorium milik PT Autochem Industry (AI). 

Diproduksi untuk wilayah tropis, cairan rem berkualitas ini memiliki kadar air di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 0,3%. Bahkan, penurunan performa akibat iklim tropis yang mencapai kelembapan hingga 80% pada produk Prestone yang masih tersegel pun tidak terjadi.
 
Cairan rem Prestone diyakini tahan lebih lama dan memberikan nilai keselamatan yang lebih tinggi karena formula sintetis yang sesuai kebutuhan kendaraan listrik di sini. Prestone turut memberikan perlindungan korosi untuk semua logam dalam sistem rem, cocok untuk rem cakram dan tromol, serta bersinergi dengan fitur-fitur penting seperti ABS dan regenerative brake system.
 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.