Bagi Anda yang bepergian dengan mengendarai mobil saat beraktivitas, waspada rasa nyeri pada punggung setelah berkendara, khususnya kalau mengemudi sendiri. Kondisi ini akan membuat tubuh merasa tidak nyaman untuk bergerak.
Sekalinya kena, nyeri punggung ada kemungkinan bisa kambuh lagi, yang mana kondisi ini sangat mengganggu dan tidak enak. Kalau sudah mengalami sakit punggung, Anda akan merasa serba salah.
Jika mengalami nyeri pada punggung setelah menyetir mobil, gejala yang timbul dapat berupa:
1. Nyeri biasanya timbul saat akan berdiri, karena terlalu lama duduk.
2. Nyeri akan sangat terasa pada bagian punggung maupun leher.
3. Nyeri biasanya akan membaik saat Anda tidur, dan akan terasa parah jika Anda terbangun di pagi hari.
4. Nyeri yang dirasakan biasanya akan menjalar sampai bokong, belakang paha, hingga ke jari kaki.
Nyeri punggung terjadi karena ada kekakuan di sepanjang tulang belakang, dari dasar leher hingga ke tulang ekor. Biasanya timbul akibat adanya masalah pada ruas tulang belakang dengan jaringan di sekitarnya, seperti jaringan pembuluh darah, saraf, atau otot.
Beberapa faktor risiko yang dapat memengaruhi terjadinya nyeri pada punggung adalah:
1. Menjalani aktivitas secara berlebihan atau menjalani aktivitas berat.
2. Kelebihan berat badan (obesitas).
3. Kehamilan, karena kehamilan dapat menambah berat badan ibu.
4. Gangguan psikologi, seperti depresi dan stres.
5. Pernah mengalami sakit pinggang sebelumnya.
6. Kelainan nyeri punggung bawaan.
7. Pernah menjalani operasi punggung.
8. Tidak berolahraga secara teratur, sehingga ketika menjalani aktivitas berat, otot akan kaget dan terasa kaku.
Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi nyeri pada punggung ketika mengemudi mobil:
1. Sesuaikan jarak kursi dengan setir dan pedal dalam keadaan yang nyaman. Pastikan juga postur tubuh tegak, dan bagian punggung bawah ditopang dengan baik.
2. Saat akan mengemudikan mobil pastikan tidak menaruh dompet di saku celana bagian belakang. Termasuk benda apapun yang bisa membuat duduk Anda terganjal dan meninggalkan rasa sakit jika dibiarkan.
3. Jaga agar dagu tetap tegak, sehingga kepala tetap tegak di atas tulang belakang untuk mencegah masalah di tulang leher.
4. Jangan lupa posisikan tangan di kemudi pada posisi jam sembilan dan jam tiga supaya didapatkan postur mengemudi yang rileks.
5. Sandaran jok mobil harus menempel merata di punggung, bahu serta pinggang. Hal ini sebagai antisipasi risiko kecelakaan dan mendapatkan posisi yang ideal saat berkendara.
6. Atur posisi headrest yang berguna untuk mencegah terjadinya cidera pada tulang leher bila mobil mengalami benturan. Saat tumbukan terjadi, kepala akan mengayun ke depan lalu ke belakang. Bila tidak ada headrest, cidera tulang leher (whiplash) bisa terjadi. Pastikan tengah headrest sejajar dengan ujung atas telinga.
7. Gunakan penyangga punggung (lumbar roll) di lekukan punggung. Gunanya untuk menjaga punggung Anda agar tidak mudah lelah menyangga tubuh.
8. Jangan menekuk badan ke depan ketika melihat obyek yang letaknya jauh supaya punggung tidak mudah lelah.
9. Gunakan kacamata yang sesuai ukuran minus sehingga tidak kesulitan melihat kondisi jalan dan badan tetap menempel ke sandaran jok.
10. Lakukan gerakan senam ringan dengan menggerakkan tubuh sembari tetap duduk saat jalan macet.
11. Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
12. Dalam perjalanan liburan, sempatkan istirahat setelah 2 jam mengemudi untuk membuat punggung rileks kembali.
13. Gunakan pereda sakit dalam bentuk gel jika punggung sakit dan hindari obat-obatan karena memicu mengantuk.
14. Gunakan sepatu datar dengan bantalan pada alasnya untuk mengurangi tekanan pada punggung.
15. Hindari gerakan tiba-tiba yang dapat menyebabkan ketegangan otot.
Daftar Produk Redex di Indonesia
1. Redex Brake Fluid DOT 3
• Redex Brake Fluid DOT 3 merupakan cairan rem berkualitas yang memiliki titik didih yang tinggi.
• Cocok untuk jenis rem cakram, tromol yang berteknologi ABS (Anti-lock Brake System).
• Titik didih kering (Dry Boiling Point) mencapai 245°C atau melebihi dari standar brake fluid untuk DOT 3 (230°C).
• Tersedia dalam ukuran 50 mL, 300 mL, 1.000 mL
Cara Menggunakan:
• Bersihkan tutup master silinder sebelum dibuka.
• Isi hingga batas yang ditentukan oleh produsen kendaraan.
• ]Tutup Kembali dan periksa jumlah cairan rem setiap bulan .
• Untuk proses pengurasan, ikuti petunjuk di buku manual service kendaraan.
2. Redex Petrol Treatment
• Perawatan dalam satu langkah mudah dengan aditif bahan bakar konsentrat tinggi (50 ml untuk dicampurkan dengan maksimal 50 liter bensin).
• Redex Petrol Treatment berfungsi untuk membersihkan saluran bahan bakar, termasuk injektor atau karburator.
• Dapat mengembalikan performa mesin baik dalam konsumsi BBM yang lebih irit serta peningkatan tenaga mesin.
• Tersedia dalam ukuran 50 mL.
Cara Menggunakan:
• Tuangkan Redex Petrol Treatment ke dalam tangki bahan bakar.
• Isi bahan bakar agar konsentrat tinggi ini dapat tercampur sempurna di dalam tangki bensin.
• Dapat digunakan setiap pengisian bahan bakar.
3. Redex Diesel Treatment
• Perawatan dalam satu langkah mudah dengan aditif bahan bakar konsentrat tinggi (50 ml untuk dicampurkan dengan maksimal 50 liter bensin).
• Redex Diesel Treatment berfungsi untuk membersihkan saluran bahan bakar dan injektor.
• Proses pengabutan pada injektor yang baik akan memberi efek pada konsumsi BBM yang lebih irit.
• Tersedia dalam ukuran 50 mL.
Cara Menggunakan:
• Tuangkan Redex Diesel Treatment ke dalam tangki bahan bakar.
• Isi bahan bakar agar konsentrat tinggi ini dapat tercampur sempurna di dalam tangki bensin.
• Dapat digunakan setiap pengisian bahan bakar.