TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
02-January-2020

JANGAN PANIK KALA MOTOR TERENDAM. IKUTI PROSEDUR BERIKUT AGAR TAK KELUAR BANYAK BIAYA

Sepeda motor yang terendam banjir, bukan berarti kiamat. Sepeda motor masih bisa diselamatkan, asal dengan prosedur yang tepat. Bahkan, biaya perbaikan bisa dihemat, asal dengan langkah yang benar pasca terendam air. Apa saja? Yuk kita kerja.

Paling pertama adalah, jangan menyalakan sepeda motor setelah terendam air, Meskipun kondisi sepeda motor sudah terlihat kering. Bisa jadi, ada air yang menyusup ke dalam ruang bakar dan mesin.
Bersihkan dulu karburator atau throttle body (TB) untuk sepeda motor injeksi.  Lepas selang bensin yang menuju ke karbu atau TB. kemudian buang air di penampungan karburator atau TB hingga kering. Untuk membersihkan, sobat bisa gunakan Master Carb & Injector Cleaner.

Lalu, lepas aki. Untuk memutus arus dan menghindari bahaya korsleting pada sistem kelistrikan sepeda motor. Kemudian, lepas busi dan bersihkan. Semprotkan cairan pembersih Master ML-40. Saat busi dilepas, gunakan starter engkol untuk mengeluarkan sisa air di dalam ruang bakar. Bila air sudah keluar semua, semprotkan Master Carb & Injector Cleaner untuk membersihkan ruang bakar dan mengusir kotoran. Lalu sela menggunakan starter engkol agar kotoran keluar.

Khusus sepeda motor Matik, buka komponen CVT. Bersihkan dari kotoran. Lalu semprotkan Master CVT Belt Conditioner agar belt terjaga elastisitasnya. Juga bersihkan air dan kotoran yang menempel di belt CVT yang berakibat selip.
Jangan lupa melepas knalpot. Keluarkan air dari dalam knalpot dengan cara mengangkatnya dan meletakkan bagian muffler dan lubang pembuangan air menghadap ke bawah. Sehingga air bisa keluar semua.

Lanjut ke bagian kelistrikan. Bersihkan semua komponen kelistrikan sepeda motor, seperti sakelar, konektor kabel, spul, starter sepeda motor, hingga fitting bohlam. Bila tidak diperiksa, air yang mengendap, berpotensi menyebabkan korosi dan korsleting. Gunakan pembersih elektronik seperti Prestone brake and Part Cleaner.

Berikutnya, oli . Kuras oli mesin dan ganti filter oli. Sebab, jika air bercampur dengan oli mesin maka kemampuan melumasi menurun drastis. Akibatnya komponen bergerak di dalamnya jadi cepat aus. Untuk sepeda motor matik, ganti juga oli gear dengan Master Gear Oil .

Langkah selanjutnya, buka kotak saringan udara. Jika terdapat air, maka filter udara harus diganti. Untuk keadaan darurat, saringan udara bisa dilepas sementara waktu.

Satu lagi yang tak kalah penting adalah Sistem rem. Sepeda motor terendam banjir, pasti menyimpan lumpur dan kotoran pada kaliper dan teromol rem. Padahal, tidak boleh ada kotoran sedikit pun pada sistem rem ini. Karena akan mengganggu kinerjanya. Jadi, bersihkan sistem rem secara keseluruhan. Mulai mengganti cairan rem baru dengan Prestone DOT3 atau 4, membersihkan kampas rem dan kalipernya. Dengan begitu, performa rem kembali terjaga.

Terakhir, lumasi part-part yang rawan diserang karat akibat terendam air, seperti rantai dengan menggunakan Master Chain Lube. Juga sasis dan komponen lainnya menggunakan Master Super Lubricant ML40.

Beres semua. Kini coba pasang kembali aki sepeda motor, busi serta knalpot. Lalu nyalakan sepeda motor dengan starter engkol. Hingga menyala.

Credit foto: Saptono/Antara

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2020, Hak cipta dilindungi Undang-undang.