BERITA & ACARA
BERITA & ACARA
12-August-2019

TOYOTA DIRUGIKAN AKIBAT MATI LAMPU PARAH

JAKARTA – Toyota Indonesia dikatakan mengalami kerugian parah akibat kejadian mati lampu parah beberapa waktu lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Bob Azzam selaku Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksterenal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Kejadian luar biasa yang dialami kurang lebih selama dua hari ini dikatakan sempat mengganggu aktivitas produksi pabrik mereka.
 
“Sebenarnya pas hari Minggu tidak terganggu. Pas Senin baru terganggu karena ada proses pengecatan. Karena pengecatan kan butuh proses pemanasan,” tutur Bob.
 
Seperti diketahui bahwa sebagian pulau Jawa khususnya DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah mengalami mati listrik. Penyebabnya adalah gangguan transmisi pada Saluran Udara Tegangan Tingkat Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran dan Pemalang.
 
Lebih jauh Bob mengatakan bahwa pihaknya menderita kerugian. Namun Ia enggan menyebutkan nilai kerugian yang dialami oleh TMMIN karena mati lampu selama dua hari tersebut.
 
TMMIN mempunyai 5 pabrik di Indonesia, dua di Karawang, Jawa Barat dan tiga di Sunter, Jakarta. Pabrik Karawang adalah untuk memproduksi Kijang Innova, Fortuner, Vios, Limo, Yaris, Sienta. Sementara itu, pabrik-pabrik di Sunter adalah untuk komponen yakni mesin serta stamping parts/dies dan iron casting. 

Toyota juga melakukan perakitan mobil di pabrik PT. Astra Daihatsu Motor (ADM). Adapun modelnya adalah mobil-mobil murah yaitu Avanza, Rush, Calya dan Agya. Seperti diketahui, empat model di atas dikembangkan bersama Daihatsu yang dimiliki oleh Toyota. Keempatnya, punya kembaran yaitu Xenia, Terios, Sigra, plus Ayla.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales@autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2019, Hak cipta dilindungi Undang-undang