BERITA & ACARA
BERITA & ACARA
30-December-2019

TOL LAYANG JAKARTA CIKAMPEK 2. PATUHI BATAS KECEPATAN DAN JARAK AGAR PERJALANAN AMAN

JAKARTA – Setelah Tol Layang Jakarta Cikampek (JaPek) 2 dibuka untuk umum pada 15 Desember lalu, kami pun turut mencobanya. Tol sepanjang 36,4 km merupakan solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta Cikampek yang selama ini menjadi akses utama untuk perjalanan menuju antar provinsi, terutama menuju Jawa Tengah dan kasawan industri.

Tol Layang terpanjang pertama di Indonesia ini dimulai sejak KM 9.5 atau setelah pintu tol Jatibening dan JORR (Jakarta Outer Ring Road). Sedangkan rute sebaliknya, dimulai sejak KM 47.5 atau setelah pintu keluar Karawang Timur.  Tol ini merupakan alternatif untuk pengguna jalan tol yang akan menuju Cikampek atau pun Bandung.

SYARAT DAN KETENTUAN BERLAKU

Sebagai tol layang, tentu syarat ketinggian kendaraan menjadi wajib diperhatikan. Untuk itu, pastikan ketinggian mobil tidak melebihi dari 2,1 meter. Jika lebih, sudah tentu sobat tak dapat melewati portal sebagai batas ketinggian mobil di pintu masuk tol.

Hal ini sangat penting, mengingat tol layang terpanjang ini berpotensi terhadap angin samping. Dengan bodi mobil yang tinggi atau lebih dari 2,1 meter, otomatis akan menjadi berbahaya saat melaju di tol layang ini. Tak heran jika rambu truk dan bus kini di tutup, lantaran kedua jenis kendaraan ini dilarang menggunakan tol layang Japek 2.

Ketentuan bagi pengendara adalah batas kecepatan mobil. Keselamatan adalah segalanya, sehingga kecepatan mobil di tol layang Japek 2 ini maksimal 80 km/jam. Dengan kecepatan ini, otomatis waktu tempuh tak lebih dari 30 menit.

Bahkan dalam jarak tertentu, kamera pengintai kecepatan terlihat. Jika Sobat melanggar, otomatis tilang elektronik akan diberlakukan. Untuk itulah, tertib dalam menjaga kecepatan kendaraan wajib diterapkan.

Apalagi kondisi jalan di tol layang ini belum sepenuhnya sempurna. Maksudnya, kondisi aspal cenderung bergelombang sehingga akan sangat berbahaya jika laju kecepatan kendaraan lebih dari 80 km/jam. Kontrol kendaraan semakin sulit, plus jikalau ada angin samping.

Laju kendaraan yang direkomendasi antara 60- 80 km/jam membuat akselerasi kian minim terjadi sehingga jarak aman berkendara dapat lebih terjaga. Terapkan jarak aman berkendara untuk menghindari tabrakan beruntun saat melaju di tol layang ini.

BAHU JALAN DAN PINTU RUAS TOL

Dalam kondisi darurat, Tol Layang Japek 2 ini juga menyediakan ruang bahu jalan yang mumpuni. Dengan kata lain, setiap jalur menyediakan dua lajur dan satu bahu jalan di sisi kiri. Andai terjadi kecelakaan, otomatis masih ada 3 jalur yang dapat dimanfaatkan.

Bahkan jika seluruh jalur tertutup, masih ada pintu ruas tol yang kerap dijadikan petugas untuk melakukan putar arah saat kondisi darurat. Artinya, kondisi contra flow masih bisa dilakukan untuk menghindari kemacetan total.

Kesimpulannya, Tol Layang Japek 2 ini bukan lah jalan tol yang berbahaya, selama kecepatan dan jaga jarak aman diperhatikan. Tak aka ada kerusakan mobil lantaran gaya tekan dari gerakan suspensi dalam meredam permukaan jalan ketika mobil melaju di kecepatan 80 km/jam.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2020, Hak cipta dilindungi Undang-undang.