Di musim hujan, genangan air membuat jalanan banyak yang berlubang. Tak sedikit kendaraan menjadi korban akibat jalan berlubang, khususnya sepeda motor yang sangat rentan terjatuh.Termasuk ban pecah setelah menghantam jalanan rusak.
Ada beberapa cara agar pengendara tetap aman saat banyak jalanan rusak. Cara paling ideal adalah menghindari perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Jika tetap harus berkendara, cara paling aman adalah dengan menjaga jarak aman.
Menjaga jarak aman bertujuan agar bisa melihat, berpikir dan bertindak. Anda bisa melihat 2-3 kendaraan di depan bagaimana gerakannya sehingga dapat mengikuti jika benar ada lubang. Hal ini juga membantu pengendara motor untuk mengantisipasi situasi darurat, misalnya rider di depan terjatuh akibat lubang.
Pengendara motor juga harus menyesuaikan tekanan udara ban seperti rekomendasi pabrikan. Langkah ini penting karena ban punya fungsi suspensi. Kalau tekanan udara kurang, maka ban akan menekuk atau bahkan melipat ketika jalan tidak rata. Hal ini menjadi pemicu pecah ban.
Ukuran ban yang terlalu tipis juga akan membuat fungsi suspensi menjadi tidak efektif dan akan kena dinding velg, apalagi ini ditambah dengan kecepatan maka gaya yang bekerja akan berlipat seiring kecepatan. Kalau perjalanan panjang, stop and go, tekanan ban yang kurang itu akan menyebabkan panas berlebih.
Ada teknik khusus yang berbeda di setiap tipe motornya. Yang paling bisa cepat dan semua orang lakukan saat ini adalah jangan terlalu kaku pegang setang motor. Genggaman yang longgar serta jangan menggenggam setang terlalu erat.
Genggaman yang rileks memungkinkan motor bergoyang sedikit tanpa mentransfer seluruh gaya ke tubuh bagian atas. Berdirilah sedikit di pijakan kaki (jika aman) untuk menggunakan kaki Anda sebagai peredam kejut sekunder, mencegah guncangan pada tubuh dapat mengurangi risiko terjatuh.
Pastikan pula untuk mengecek spion samping. Karena ada bahaya lain dari samping dan belakang Anda yang tidak bisa diketahui kalau tidak lihat spion. Kalau situasi memungkinkan, segera lakukan manuver menghindar sesuai situasi di jalan.
Jika tidak bisa menghindar, segera cek kondisi lubang tersebut untuk mempelajari skenario berikutnya.
Kalau lubangnya tidak terlalu besar, Anda tidak perlu mengurangi kecepatan karena bisa menambah dampak dari benturan.
Cukup kurangi kecepatan dengan melepas hendel gas dan tidak menarik pedal rem. Jika menarik tuas rem, berat motor akan pindah ke depan sehingga benturan saat terkena lubang menjadi kuat. Kondisi itu bisa menyebabkan banyak hal, seperti ban dan pelek pecah atau merusak sistem suspensi dan kemudi. Bahkan bisa memicu kecelakaan kalau kehilangan kendali.
Biarkan sepeda motor melaju tanpa ada bantuan dari gas dan rem, serta jaga arahnya supaya tetap lurus ke depan sehingga tidak keluar lajur. Hati-hati jangan sampai motor pindah lajur karena dapat menyebabkan kecelakaan dengan kendaraan lain. Termasuk pula kecelakaan tunggal seperti motor terguling.
Jangan langsung melaju setelah menghantam lubang, segera rasakan jika ada masalah seperti kemudi berat atau motor berjalan tidak stabil. Jika terasa tidak nyaman, segera tepikan dan periksa kerusakan untuk memastikan tidak ada masalah.
Gunakan Cairan Motor Matic Berkualitas
Supaya dapat berkendara aman dan nyaman, pastikan berbagai fluida seperti cairan rem, air radiator, oli matic, dan oli gardan selalu dalam kondisi prima. Ganti cairan sepeda motor matic dengan produk Autochem Industry secara rutin supaya kualitasnya terjaga, khususnya setelah menjadi korban banjir.
Bagi Anda yang menggunakan motor tangguh, disarankan untuk mengganti oli mesin setiap 2.500 – 3.000 km supaya terjaga kualitasnya. Oli MASTER Durability SAE 20W-40 API SL/MB sejatinya dirancang untuk memaksimalkan durabilitasnya.
Dengan SAE 20W yang lebih kental, saat kondisi dingin oli tidak akan menyusup hingga ke ruang bakar. Sementara angka SAE 40 merupakan kebutuhan untuk motor standar Yamaha saat mesin bekerja. Oli tangguh ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan kerja berat seperti ojek online yang membutuhkan oli yang tidak mudah berkurang.
MASTER Durability sudah memenuhi standar API Service SL. PT Autochem Industry menyediakan dalam dua varian yaitu 0,8 liter dan 0,9 liter. Volume oli 0,8 liter atau 800 ml direkomendasikan untuk matic bermesin 125 cc. Sedangkan versi 0,9 liter cocok untuk pengguna matic Yamaha 155 series seperti Yamaha NMax 155 dan Yamaha Aerox 155.