TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
12-February-2026

ADA SEBAB PENGENDARA TIDAK BOLEH MENGEMUDI MOBIL TERLALU DEKAT DENGAN TRUK, MAU TAHU?

Sebagian pengguna jalan menyepelekan keberadaan kendaraan besar seperti truk di jalan. Masalahnya, banyak pengemudi mobil melaju terlalu dekat tanpa menjaga jarak dengan kendaraan tersebut padahal risiko bahaya mengintai jika diabaikan.

Tidak heran banyak kecelakaan terjadi antara mobil pribadi dengan truk. Seperti menabrak buritan truk atau kena tabrak truk lantaran tidak menjaga jarak aman. Bahkan ada mobil tertimpa kontainer yang jatuh dari truk. Supaya tidak terjadi, Anda harus paham keterbatasan truk dan cara mengatasinya.

Daftar Keterbatasan Truk yang Wajib Diketahui

1. Blind Spot Sopir Truk
Truk dengan dimensi yang besar memiliki area blind spot yang sangat banyak dan sulit dipantau, bahkan oleh pengemudi truk paling berpengalaman sekalipun. Alhasil, begitu masuk ke wilayah blind spot mereka, otomatis mobil Anda tidak akan terlihat oleh sopirnya.

2. Dimensi Truk Besar
Jarak bagian depan dan belakang yang jauh kian menyulitkan sopir kendaraan besar untuk memantau kondisi di belakang. Ditambah, postur tubuh truk yang tinggi semakin menyulitkan pengemudinya dalam mengoperasikan kendaraan berat tersebut yang membuat Anda harus lebih hati-hati.

3. Manuver Truk Terbatas
Dengan tubuh yang besar, truk tidak bisa bergerak dengan mudah dan cepat. Begitu bermanuver misalnya belok, truk akan menghabiskan banyak ruang bergerak. Kian sulit karena radius putar truk juga terbatas sehingga tidak bisa tuntas sekali gerak, seperti ketika putar arah.

4. Truk Butuh Waktu Lama Untuk Bergerak dan Berhenti
Tidak mudah bagi truk untuk melakukan akselerasi karena bobotnya yang besar. Masalah lainnya, truk butuh jarak yang panjang dalam pengereman, terutama saat muatannya full atau jalan basah.

5. Emosi Sopir Truk
Meskipun tidak terkait aspek teknis, namun kondisi emosi sopir truk dapat berpengaruh di jalan. Sopir truk bekerja dalam tekanan tinggi, baik fisik maupun mental, sehingga ada kemungkinan kurang bisa menahan emosi atau kelelahan sehingga berisiko melakukan manuver berbahaya.

6. Kondisi Truk Kurang Prima
Banyak truk tidak dalam kondisi prima yang membuatnya sulit bergerak, atau lampu belakang mati sehingga tidak dapat diprediksi manuvernya. Masalah lain adalah ban truk meletus. Dengan tekanan yang sangat tinggi, dapat berbahaya ketika mobil Anda berada di sisinya. Apalagi kalau sampai ban terlepas dan menimpa mobil.

Tips Mengemudi Dekat Truk

1. Pastikan Paham Keterbatasan Truk
Dengan memahami keterbatasan truk, harapannya Anda bisa lebih bijaksana ketika berjumpa kendaraan besar. Seperti tidak terlalu menempel di belakangnya di jalan menanjak. Atau tidak memaksakan mendahului truk jika situasi di sekitar tidak aman.

2. Jaga Jarak Aman Wajib Dilakukan
Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak, namun juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir kendaraan besar. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil Anda. Makanya, jaga jarak aman dan pastikan mobil Anda masuk dalam jarak pandang pengemudinya.

3. Berikan Tanda atau Isyarat
Berikan tanda saat ingin mendahului truk supaya pengemudinya dapat menyadari keberadaan mobil Anda. Meskipun sudah memberikan isyarat, jangan paksakan mendahului bila situasinya tidak memungkinkan, apalagi kalau sampai main selap-selip. Ingat, truk memiliki area blind spot dan tidak dapat berhenti mendadak.

4. Truk Butuh Ruang Bergerak yang Cukup
Karena dimensinya sangat besar, truk atau kendaraan besar lain membutuhkan ruang bergerak yang cukup di jalan. Seperti ketika menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk dengan kendaraan di depannya. Kalau terlalu dekat, Anda akan berada di blind spot truk dan sangat berbahaya.

5. Waspada Manuver Truk
Segera berikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk bermanuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman. Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil Anda terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

6. Pahami Performa Truk Terbatas
Anda harus memahami bahwa daya pengereman truk terbatas. Kian dipersulit saat bebannya penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti, apalagi kondisi jalan basah. Termasuk untuk akselerasi, khususnya saat muatan penuh. Sabar dan fokus ketika berada di sekitar truk dan jangan melakukan manuver berbahaya.

Gunakan Master Radiator Coolant

1. MASTER Radiator Cool
MASTER Radiator Cool dikembangkan untuk pengguna kendaraan yang memerlukan performa mesin optimal. Radiator Coolant ini memiliki transfer heat yang baik sehingga proses pelepasan panas mesin di radiator kian maksimal. Keunggulan ini juga berdampak pada respons transmisi otomatis lebih baik, serta kinerja AC yang mampu membuat kabin mobil lebih cepat dingin.

MASTER Radiator Cool juga dilengkapi aditif anti korosi sehingga aman terhadap sistem pendinginan mesin kendaraan. Warna pada MASTER Radiator Cool akan memudar, seiring dengan perubahan sifat air radiator dari basa ke asam yang memberikan informasi kepada pemilik kendaraan untuk mengganti air radiator.

2. MASTER Radiator Coolant Premix
MASTER Radiator Coolant Premix yang dirancang untuk iklim tropis dan telah lama menjadi pilihan konsumen Tanah Air pun menawarkan hal baru. Hadirnya cairan berwarna biru, melengkapi pilihan pada produk yang sebelumnya tersedia dalam warna merah dan hijau.

3. MASTER Radiator Coolant Gold
MASTER Radiator Coolant Series juga kini memiliki produk baru yang ditandai dengan kemasan Gold atau emas. Cairan pendingin ini dikembangkan sesuai spesifikasi OEM (Original Equipment Manufacturer). 

Paling utama, produk ini memiliki komposisi glycol 30% berteknologi OAT (Organic Acid Technology). Selain mengaplikasikan bahan organik yang berarti ramah lingkungan, penggunaannya juga memberikan dampak positif yaitu minim penguapan yang berarti membuat usia pakai coolant lebih lama. 

Panas merupakan musuh dari segala bentuk cairan. MASTER Radiator Coolant Gold ini bisa menjadi pilihan karena diformulasi dengan bahan organik. Dengan begitu bisa memperpanjang usia pakai dari radiator serta komponen pendukungnya.
 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.