Di momen libur Lebaran, banyak keluarga akan bermobilitas ke kampung halaman atau destinasi wisata. Alhasil, moda transportasi apapun yang Anda gunakan pasti akan mengalami kepadatan, termasuk mobil pribadi yang akan ditumpangi oleh jutaan orang.
Risiko macet di jalan bakal mengurangi kenyamanan mengingat mobilitas masyarakat yang tinggi di masa libur Lebaran. Buat Anda yang ingin membawa mobil bersama keluarga, harus mempersiapkan diri supaya dapat mengemudi dengan aman dan nyaman.
1. Istirahat Cukup Sebelum Mengemudi
Berkendara jarak jauh membutuhkan kondisi fisik yang prima. Usahakan tidur nyenyak minimal 6 jam di malam sebelum mengemudi mobil supaya tubuh bugar. Jaga pula kesehatan tubuh supaya tidak terserang penyakit saat mengemudi mobil, termasuk rutin mengonsumsi vitamin.
Sebaiknya Anda beristirahat setiap 2 jam sekali dan upayakan untuk tidur selama sekitar 30 menit di 2 jam kedua ketika mengemudi mobil. Kalau mengemudi melewati waktu 6 jam, usahakan agar ada sopir pengganti untuk mengurangi keletihan atau istirahat semalam di hotel.
2. Waspada Serangan Microsleep
Microsleep atau tertidur pulas sejenak karena terlalu lelah dapat mengakibatkan pengemudi kehilangan kendali atas mobil yang melaju kencang. Hanya masalah waktu hingga akhirnya Anda terkena microsleep dan memicu kecelakaan di jalan. Jika tidak diantisipasi dengan istirahat cukup, dapat memicu kecelakaan.
3. Atur Waktu Perjalanan
Manfaatkan peta digital untuk mempelajari rute yang paling nyaman dan waktu perjalanan yang paling tepat. Termasuk mempelajari jalur alternatif kalau rute utama mengalami kemacetan panjang. Perjalanan di siang dan malam hari juga umumnya akan berbeda tingkat kemacetan, biasanya malam sedikit lebih lancar.
4. Patuh Aturan Lalu Lintas
Pemerintah memiliki rencana untuk mengatur arus lalu lintas supaya lalu lintas tetap terkendali. Contohnya adalah contra flow, ganjil-genap, atau one way di jalan tol. Kepolisian juga sudah merilis jadwal aturan tersebut yang berlaku di beberapa ruas tol.
Pantau terus social media atau website terpercaya untuk mengatur waktu perjalanan. Ikuti aturan yang sudah ditetapkan untuk ketertiban dan keamanan semua orang. Karena begitu simpul kemacetan terbentuk, butuh waktu lama untuk mengurainya seperti kasus Brexit beberapa tahun lalu.
5. Jangan Lupa Safety Driving
Safety driving adalah cara mengemudikan mobil dengan mengikuti standar keselamatan agar meminimalisir risiko kecelakaan. Keamanan mengemudi dapat tercipta jika seluruh pengguna jalan menerapkan prinsip safety driving, termasuk oleh Anda.
6. Suasana Kabin Wajib Nyaman
Perjalanan harus berjalan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Anda bisa mengatur peletakan barang agar tidak mengganggu ruang gerak penumpang. Atur pula kapasitas penumpang agar tidak melebihi ketentuan karena dapat menyebabkan kecelakaan karena mobil sulit dikendalikan.
7. Persiapkan Bahan Bakar dan Saldo E-toll
Bahan bakar yang selalu terisi penuh merupakan salah satu syarat agar Anda dapat berkendara dengan tenang di jalan tol. Sebaiknya isi penuh bensin saat berangkat dan tidak mengandalkan pom bensin di rest area kecuali terpaksa mengingat risiko penuh dan macet.
Siapkan 2 kartu e-toll, isi dengan saldo yang cukup, dan letakkan di tempat yang mudah diraih. Ponsel dengan fitur NFC membantu mengecek dan isi ulang saldo uang elektronik sehingga tidak kehabisan di jalan.
8. Kendalikan Emosi di Jalan
Langkah paling sederhana, ingatlah selalu bahwa dalam perjalanan ada anggota keluarga tercinta. Dengan begitu, perilaku akan terjaga dengan baik dan tidak mudah terpancing emosi ketika ada masalah di jalan.
Jaga emosi dan tidak perlu terpancing untuk berbuat hal yang sama atau bertikai dengan pelanggar aturan lalu lintas. Termasuk tidak terprovokasi ketika ada pengemudi lain melakukan manuver berbahaya. Selalu ikuti aturan dan rambu lalu lintas, termasuk petunjuk dari pihak kepolisian di jalan.
9. Pastikan Mobil Dalam Kondisi Prima
Anda pasti akan merasa kesal dan tidak nyaman saat mobil bermasalah, seperti AC tidak sejuk atau wiper mati saat hujan deras. Apalagi kalau sampai mobil mogok akibat busi mati lantaran belum diganti padahal sudah melewati waktunya.
Solusinya adalah servis berkala sebelum liburan dengan berkunjung ke bengkel resmi atau langganan. Jangan tunggu hingga mendekati hari keberangkatan karena biasanya orang yang ingin servis berkala makin banyak dan membuat antre di bengkel.
10. Gunakan Master Radiator Coolant
Radiator coolant yang berkualitas mampu mendukung performa mesin kendaraan secara optimal, sehingga konsumen bisa mendapatkan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar. MASTER Radiator Coolant Series hadir dengan sejumlah inovasi terkini yang sesuai dengan kebutuhan mesin modern saat ini.
Peran air radiator sangat penting bagi mesin kendaraan, baik mobil ataupun motor yang menggunakan sistem pendingin radiator. Dengan begitu, mesin sulit overheat karena suhu di ruang bakar distabilkan oleh cairan ini. Bahkan, air radiator MASTER didesain untuk berbagai kebutuhan teknologi mesin.
Produk unggulan yang ditawarkan terdiri dari 3 varian dengan formula berbeda. Ketiganya dibedakan berdasarkan kemasan dan warna isi di dalamnya, yakni MASTER Radiator Cool, MASTER Radiator Coolant Premix, dan MASTER Radiator Coolant Gold.
1. MASTER Radiator Cool
MASTER Radiator Cool dikembangkan untuk pengguna kendaraan yang memerlukan performa mesin optimal. Radiator Coolant ini memiliki transfer heat yang baik sehingga proses pelepasan panas mesin di radiator kian maksimal. Keunggulan ini juga berdampak pada respons transmisi otomatis lebih baik, serta kinerja AC yang mampu membuat kabin mobil lebih cepat dingin.
MASTER Radiator Cool juga dilengkapi aditif anti korosi sehingga aman terhadap sistem pendinginan mesin kendaraan. Warna pada MASTER Radiator Cool akan memudar, seiring dengan perubahan sifat air radiator dari basa ke asam yang memberikan informasi kepada pemilik kendaraan untuk mengganti air radiator.
2. MASTER Radiator Coolant Premix
MASTER Radiator Coolant Premix yang dirancang untuk iklim tropis dan telah lama menjadi pilihan konsumen Tanah Air pun menawarkan hal baru. Hadirnya cairan berwarna biru, melengkapi pilihan pada produk yang sebelumnya tersedia dalam warna merah dan hijau.
3. MASTER Radiator Coolant Gold
MASTER Radiator Coolant Series juga kini memiliki produk baru yang ditandai dengan kemasan Gold atau emas. Cairan pendingin ini dikembangkan sesuai spesifikasi OEM (Original Equipment Manufacturer).
Paling utama, produk ini memiliki komposisi glycol 30% berteknologi OAT (Organic Acid Technology). Selain mengaplikasikan bahan organik yang berarti ramah lingkungan, penggunaannya juga memberikan dampak positif yaitu minim penguapan yang berarti membuat usia pakai coolant lebih lama.
Panas merupakan musuh dari segala bentuk cairan. MASTER Radiator Coolant Gold ini bisa menjadi pilihan karena diformulasi dengan bahan organik. Dengan begitu bisa memperpanjang usia pakai dari radiator serta komponen pendukungnya.