Salah satu patokan dalam memilih oli mesin yang tepat adalah melalui tingkat kekentalan oli. Rumusannya melalui SAE yang merupakan indeks kekentalan cairan yang dimiliki oleh oli mesin. Lantas, bagaimana cara pilih SAE oli mesin motor?
SAE adalah singkatan dari Society of Automotive Engineers (SAE) sebagai badan yang menetapkan indeks kekentalan oli secara internasional. Tingkat kekentalan oli diklasifikasikan berdasarkan sistem numerik guna mengetahui seberapa kental pelumas pada suhu tertentu. Sistem ini berlaku pada oli mesin mobil dan motor.
Ada dua tingkat viskositas oli pada pelumas mobil dan motor. Pertama adalah kekentalan single grade atau kekentalan tunggal, contohnya adalah SAE 40. Dan yang kedua adalah kekentalan multi grade atau oli dengan tingkat kekentalan ganda atau luas, contohnya adalah SAE 20W-40.
Oli single grade biasanya mempunyai rentang perubahan kekentalan/viscosity yang lebih kecil terhadap perubahan suhu yang terjadi. Sedangkan pelumas yang memiliki tingkat kekentalan multi grade, mempunyai rentang perubahan kekentalan yang lebih besar terhadap perubahan suhu pada mesin motor.
Mesin modern tentu perlu pelumas multi grade agar kinerja mesin selalu efisien dalam berbagai kondisi. Pelumas dengan SAE multi grade dapat beradaptasi dan bekerja pada lingkungan berkendara yang berat dan menuntut kinerja mesin yang tangguh untuk mempertahankan performanya.
Setiap mesin motor perlu oli dengan tingkat kekentalan tertentu berdasarkan spesifikasi mesin. Ada 2 kondisi yang menjadi patokan pemilihan SAE, yakni ketika mesin dinyalakan dalam kondisi dingin serta ketika mesin berada di suhu kerja.
Saat mesin dinyalakan, oli harus dapat bergerak cepat mengalir ke dalam saluran oli menuju komponen-komponen mesin yang wajib mendapatkan pelumasan untuk mencegah keausan. Pada saat sudah berada di suhu kerja, mesin membutuhkan oli dengan tingkat kekentalan yang pas supaya tidak menurun performanya di suhu tinggi.
Pertama di Dunia, Oli MASTER Durability 20W-40 Punya Kemasan 900 Ml
Pertama di dunia, oli Master Durability 20W-40 API SL/MB memiliki pilihan kemasan 900 ml yang sangat cocok untuk Yamaha Aerox 155 dan Yamaha NMax 155. Sedangkan kemasan 800 ml cocok untuk motor matic Yamaha bermesin hingga 125 cc.
Kedua Maxi Yamaha tersebut memiliki kapasitas oli mesin 900 ml. Sedangkan oli mesin motor matic yang dipasarkan di Indonesia hanya memiliki kemasan 800 ml dan 1.000 ml. Sehingga, pemilik keduanya akan kerepotan saat mengisi oli mesin baru, di mana pilihan oli mesin hanya kemasan 1.000 ml dan harus mengurangi takaran hingga 100 ml.
Bisa saja memaksakan mengisi dengan kemasan 800 ml, namun takarannya di bawah batas standar yang berisiko menurunkan performa oli dan berkurang banyak volumenya seiring berjalannya pemakaian motor. Dengan adanya oli MASTER Durability, pemilik Maxi Yamaha tidak perlu repot lagi dalam pengisian oli mesin karena pasti sesuai takaran yang ditentukan.
Pemilihan tingkat kekentalan 20W-40 juga sudah melalui riset panjang hingga durability test antara Jakarta – Lombok supaya dapat memenuhi kebutuhan mesin sepeda motor matic Yamaha.
Seperti diketahui, clearance atau celah antara forged piston dengan dinding silinder mesin motor matic Yamaha dalam kondisi baru berada antara 0,03-0,04 mm. Sedangkan celah casting piston milik motor matic Honda berada di kisaran 0,02-0,03 mm saja.
Dengan clearance yang cukup besar, mesin motor matic Yamaha membutuhkan oli yang cukup kental saat beroperasi namun tidak sampai membuat kerja mesin berat. Angka SAE 40 diyakini memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Pelumasan mesin dapat berlangsung mulus pada suhu kerja mesin dan oli tidak mudah menguap untuk menjaga performanya dalam melindungi komponen bergerak di dalam mesin.
Namun bagaimana ketika suhu mesin masih dingin seperti di pagi hari saat motor baru dinyalakan?
Dalam keadaan tersebut, mesin belum panas dan clearance piston terbuka lebar lantaran belum ada pemuaian. Alhasil, oli mudah menyusup ke ruang bakar dan cepat habis jika menggunakan SAE 0W, 5W, atau 10W.
Solusinya, oli MASTER Durability memanfaatkan SAE 20W untuk menjaga agar oli tetap kental sehingga lebih sulit menyusup masuk ke ruang bakar saat suhu dingin atau logam dari komponen bergerak belum memuai.
Oli tangguh ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan kerja berat seperti ojek online atau kurir ekspedisi. Sepeda motor Yamaha yang mereka gunakan dapat berjalan hingga jarak ratusan kilometer perhari di tengah cuaca panas terik dan membawa muatan berat, diperparah jalan macet yang menguras stamina mesin.