TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
10-July-2026

CEGAH OVERLOAD: PAHAMI PERSIAPAN MEMBAWA PENUMPANG DAN BARANG SAAT PULANG LIBURAN SEKOLAH

Salah satu persoalan waktu balik ke rumah setelah liburan sekolah adalah terkait barang bawaan. Idealnya, penumpang dan barang bawaan saat pulang dan pergi sama jumlahnya. Namun biasanya, pakaian kotor tidak diatur kembali sehingga menambah beban barang bawaan yang mesti dibawa pulang.

Supaya tidak menjadi masalah yang dapat memicu masalah baru seperti pertengkaran dengan pengguna jalan lain atau bahkan kecelakaan, Anda harus mengatur barang bawaan supaya perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Apa Saja Barang yang Dibawa Pulang Setelah Liburan Sekolah?

Ada 2 jenis oleh-oleh yang kerap dibawa, yaitu oleh-oleh berupa makanan atau cinderemata, serta pakaian kotor. Oleh-oleh merupakan buah tangan yang jadi menu wajib untuk dibawa pulang dan akan menambah banyak barang bawaan. Masalahnya, keamanan dan kenyamanan berkendara harus tetap menjadi prioritas.

Risiko Mobil Overload di Jalan

Praktik kelebihan muatan, sering disebut ODOL atau Over Dimension & Over Load, merupakan pelanggaran fatal yang mengancam nyawa, baik bagi pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya. Berikut daftar masalah pada mobil kalau overload diabaikan:

•    Kerja ban akan semakin berat sehingga mudah sekali oleng kalau kena guncangan ringan sekalipun 
•    Ban pecah karena dinding ban tidak mampu menopang kelebihan beban, ditambah ternyata tekanan ban di bawah normal
•    Kerja suspensi yang dipaksa untuk bekerja melewati batas kewajaran juga bisa membuat pengemudi kesulitan mengendalikan mobil hingga akhirnya terguling
•    Selain suspensi, ban, dan kemudi, mesin juga akan bekerja lebih berat khususnya waktu menanjak atau mendahului kendaraan lain
•    Rem mobil dipaksa bekerja ekstra untuk mengurangi laju mobil yang kelebihan muatan namun tetap dipacu.

Persiapan Membawa Penumpang dan Barang Saat Pulang Liburan Sekolah

•    Hitung daya angkut maksimal mobil Anda via buku manual atau dengan menghitung load index ban
•    Perkirakan berapa berat total penumpang untuk memperoleh berat barang bawaan yang boleh dibawa
•    Dari sini bisa menghitung seberapa banyak tambahan barang seperti oleh-oleh yang bisa dimasukkan ke mobil
•    Isi tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan, jangan diukur ketika mobil sudah diisi penuh oleh orang dan barang. 
•    Jaga distribusi bobot mobil dengan mengatur barang yang paling berat di bagian dalam sisi tengah bagasi, barang yang lebih ringan ke sisi kiri kanannya dengan posisi saling mengunci 
•    Pakaian ganti khususnya untuk anak-anak dapat dikemas dalam tas terpisah agar dapat dibawa ke dalam kabin
•    Makanan ringan dan mainan anak bisa diletakkan dalam wadah khusus supaya bisa pula ditaruh di dalam kabin
•    Manfaatkan rongga penyimpanan di pintu, konsol tengah, dasbor, dan di balik sandaran bangku depan sebagai tempat penyimpanan
•    Barang bawaan yang sering dibuka seperti tas pakaian, letakkan paling belakang sehingga mudah dijangkau saat buka bagasi.
•    Gunakan cargo net supaya barang tidak berantakan dan jangan tumpuk barang melebihi tinggi sandaran jok sehingga mengganggu visibilitas sopir
•    Kolong bangku SUV atau MPV bisa diselipkan barang bawaan kecil sepanjang tidak mengurangi kenyamanan dan tidak overload

Kesimpulan

Tidak ada yang salah dengan membawa oleh-oleh sepulang dari pergi liburan sekolah naik kendaraan pribadi. Namun harus diperhatikan beberapa hal untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Di antaranya adalah:

•    Perkirakan berapa berat total penumpang untuk memperoleh berat barang bawaan yang boleh dibawa
•    Sebelum pulang, isi tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan agar mobil stabil dan nyaman di jalan
•    Pada prinsipnya, pengaturan barang di bagasi sama saja yakni menjaga distribusi bobot mobil supaya bagian belakang mobil tetap stabil
•    Jangan asal meletakkan barang bawaan di kabin karena begitu terjadi sesuatu, seperti mobil mengerem mendadak, ada risiko menciderai penumpang
•    Idealnya mobil dengan 3 baris bangku cukup diisi oleh 6 orang dengan konfigurasi 2-2-2 sehingga memberi akses cukup untuk ruang gerak dan menjaga kenyamanan
•    Gunakan roof box supaya daya angkut mobil meningkat dan membuat kabin menjadi lebih lega dan nyaman
•    Perhatikan lebar dan panjang barang bawaan jangan sampai melewati dimensi kendaraan karena dapat mencelakai pengguna jalan lainnya
•    Jangan memaksakan mengikat barang bawaan ke bodi mobil, apalagi sampai pintu atau kaca tidak dapat ditutup sempurna.

Gunakan Prestone Brake Fluid DOT 4 Untuk Sistem Rem Mobil Listrik

Prestone adalah cairan rem yang memberikan kinerja optimal dalam sistem pengereman mobil listrik. Formula khusus membuat gejala vapor lock dapat dicegah saat rem bekerja keras dan titik didihnya tidak mudah turun akibat oksidasi, guna mencegah rem gagal berfungsi. 

Bermodalkan hasil riset yang panjang di Indonesia, Prestone Brake Fluid sanggup menjaga kadar air dalam batas aman. Sebelum dipasarkan, cairan rem ini telah melewati tahapan quality control, di antaranya adalah pengujian kadar air di laboratorium milik PT Autochem Industry (AI). 

Diproduksi untuk wilayah tropis, cairan rem berkualitas ini memiliki kadar air di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 0,3%. Bahkan, penurunan performa akibat iklim tropis yang mencapai kelembapan hingga 80% pada produk Prestone yang masih tersegel pun tidak terjadi.
 
Cairan rem Prestone diyakini tahan lebih lama dan memberikan nilai keselamatan yang lebih tinggi karena formula sintetis yang sesuai kebutuhan kendaraan listrik di sini. Prestone turut memberikan perlindungan korosi untuk semua logam dalam sistem rem, cocok untuk rem cakram dan tromol, serta bersinergi dengan fitur-fitur penting seperti ABS dan regenerative brake system.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.