TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
05-January-2022

5 CIRI OLI MESIN MOBIL PERLU DIGANTI

Memilih oli mesin mobil yang tepat merupakan salah satu hal penting untuk menjaga ketahanan usia mesin mobil. Pemilihan oli mesin memang tidak boleh sembarangan karena bisa berdampak pada jangka panjang.

Manfaat oli mesin mobil

Oli mesin atau minyak pelumas pada mesin merupakan cairan kental yang difungsikan untuk merawat seluruh komponen pada mesin mobil dan menambah usia pakai kendaraan.

Sebagai pelumas, manfaat oli mesin ditujukan agar mesin mobil berfungsi optimal dan berjalan lancar tanpa gangguan selama digunakan dalam berkendara. Namun, ada beberapa jenis oli mesin berdasarkan tingkat kekentalannya yang memiliki perbedaan penggunaan.

Lapisan pada oli mesin juga akan membantu menjaga keseluruhan kondisi dan komponen mesin, termasuk mencegah gesekan antar logam sehingga mesin terasa lebih halus, menghindari keausan, membersihkan dinding mesin, menjaga suhu mesin agar tetap dingin dan stabil, serta melindungi komponen mesin dari risiko karat yang mungkin terjadi.

Jika oli mesin yang digunakan tidak sesuai dengan karakteristik kendaraan, maka performa mesin bisa menurun secara perlahan dan tidak bisa bekerja maksimal. Akibatnya, komponen mesin bisa menjadi lebih cepat rusak karena mesin mobil terlalu panas dan aus karena sirkulasi oli mesin pada mobil tidak lancar dan berisiko masuknya air ke dalam mesin mobil.

Untuk menjaga mesin mobil agar tetap awet dan tahan lama, maka penggantian oli mesin juga harus dilakukan secara berkala sesuai waktunya. Jika tidak, bisa saja berakibat fatal bagi kondisi mesin mobil.

Kapan oli mesin harus diganti? Apa saja yang harus diperhatikan saat mengganti dan memilih oli mesin mobil? Berikut tipsnya!

Ciri-ciri oli mesin sudah perlu diganti

1. Lampu indikator oli sering menyala

Ketika baru pertama kali menyalakan mesin mobil, sejumlah tanda lampu indikator akan menyala di dashboard mobil, termasuk lampu indikator oli mesin. Namun, jika di tengah perjalanan lampu indikator oli kembali menyala, itu artinya tekanan oli mesin menurun sehingga butuh penggantian oli mesin.

2. Suara mesin terdengar kasar dan berisik

Salah satu ciri oli mesin mobil perlu diganti lainnya adalah suara mesin terdengar kasar dan berisik ketika pertama kali dinyalakan. Kualitas oli yang sudah lama membuat kemampuannya dalam meredam suara gesekan pada mesin mobil sudah berkurang. Hal ini disebabkan oleh kandungan oli sudah tercampur dengan kotoran dan panas.

3. Warna oli mesin mobil terlihat hitam pekat

Warna oli mesin yang baru akan berwarna kuning transparan, tetapi jika oli mesin sudah lama dan perlu diganti, maka warnanya akan terlihat hitam pekat. Kondisi ini terjadi akibat terkena panas dan kerak akibat proses pembakaran. Jadi, segeralah mengganti oli mesin mobil dengan yang baru agar daya pelumas tetap terjaga dan mesin mobil tidak cepat aus.

4. Asap mobil tidak jernih

Asap mobil yang normal seharusnya berwarna jernih transparan. Perubahan warna asap kendaraan bisa disebabkan oleh oli yang menguap dan ikut terbakar pada ruang bakar. Jika asap mobil sudah terlihat tidak jernih atau sedikit berwarna, maka bisa menjadi sinyal bahwa oli mesin mobil sudah perlu diganti.

5. Mesin terasa berat dan tidak responsif

Sebagai pelumas, oli mesin akan berfungsi untuk membuat semua komponen dalam mesin bekerja dengan ringan dan tidak cepat aus. Namun, jika oli mesin mobil sudah perlu diganti biasanya suara mesin mobil akan berisik dan memengaruhi kemampuan mesin dalam melakukan pembakaran. Alhasil, mobil terasa tidak bertenaga untuk melaju dengan kecepatan tinggi.

Jika oli mesin tidak segera diganti, jangan heran jika terjadi kondisi berikut:

-  Mesin jadi cepat panas (overheat)

-  Mesin mobil jadi kurang bertenaga

-  Bahan bakar lebih cepat habis

Bagaimana cara memilih oli mesin untuk mobil?

Untuk memilih oli mesin mobil yang tepat tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan mobil. Hal ini bisa dilihat juga di buku panduan seputar spesifikasi mesin serta jenis oli atau pelumas apa yang cocok untuk setiap tipe mobil.

1. Pilih oli mesin yang bagus

Dalam memilih oli mesin yang bagus, bukan hanya melihat merk oli yang dipakai, tetapi pastikan bahwa jenis oli mesin itu sudah bersertifikasi dan tepercaya kualitasnya. Beberapa badan yang mengeluarkan jenis sertifikasi, antara lain API, ACEA, ILSAC, dan JASO. Tentunya hal itu akan memberikan standarisasi dan jaminan terhadap kualitas oli mesin yang ada di pasaran.

2. Perhatikan tingkat kekentalan

Setiap mobil mungkin membutuhkan jenis oli mesin yang berbeda. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah pemilihan oli mesin berdasarkan tingkat kekentalannya. Tingkat kekentalan dinyatakan dengan nomor Society of Automotive Engineer (SAE). Semakin besar angkanya, maka tingkat konsentrasi cairan akan lebih kental. Begitu pula dengan angka SAE lebih kecil, berarti tingkat kekentalan menjadi semakin rendah (lebih cair).

Penggunaan oli mesin dengan tingkat kekentalan yang tepat akan membantu menjaga performa kendaraan. Oli mesin yang baik harus memiliki kekentalan yang stabil dan tahan terhadap suhu rendah maupun tinggi saat digunakan berkendara.

Itulah beberapa ciri ciri oli mesin mobil yang sudah perlu diganti. Pastikan untuk melakukan pengecekan dan perawatan mobil secara rutin, termasuk bagian oli mesin agar mesin mobil tetap bekerja optimal.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2022. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh Undang-undang.