TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
30-March-2023

GANTI SENDIRI OLI MESIN MOTOR SETELAH MELEWATI BANJIR

Tidak sedikit pengendara motor yang nekat menerobos genangan air di jalan. Perbuatan ini berpotensi membuat komponen mesin motor kemasukan air dan menimbulkan kerusakan parah ketika dibiarkan.

Salah satu risiko terparah adalah air masuk ke ruang bakar mesin motor yang mengakibatkan water hammer. Yaitu kerusakan yang terjadi pada komponen mesin akibat air yang masuk ke dalam mesin. Kondisi ini tidak boleh dianggap remeh karena dapat membuat mesin jebol dan kerugian finansial untuk perbaikannya.
Ketika berhasil melewati genangan air, sebaiknya tidak langsung jalan lagi. Pastikan oli mesin tidak tercampur air. Oli mesin yang telah tercampur air warnanya akan berubah menjadi cokelat susu.
Hindari menyalakan mesin karena komponen internalnya sudah tidak terlumasi. Segera kuras oli mesin dan ganti dengan yang baru, termasuk filter oli yang berisiko rusak dan menyimpan air.

Ganti Sendiri Oli Mesin Motor
Bisa saja saat mengecek setelah banjir, kondisi oli mesin motor baik-baik saja. Namun Anda harus tetap waspada. Caranya, coba cek kembali kondisi oli mesin esok harinya.
Pertama, cek oli mesin melalui dipstick untuk mengukur volume oli. Segera ganti kalau berkurang banyak. Termasuk untuk melihat warna dari oli mesin motor.
Kalau warnanya seperti kopi susu dan tidak kental seperti biasanya, bisa dipastikan sudah ada air di dalamnya. Jangan pernah ditunda, Anda wajib segera menggantinya. Jangan pernah menyalakan mesin kalau olinya belum diganti.
Air pada ruang oli mesin akan merusak senyawa kimia oli dan membuatnya tidak bisa bekerja dengan baik. Di satu titik, oli tidak punya lagi daya lumas dan terjadi friksi antar komponen yang membuatnya aus, rusak, bahkan hingga jebol. Adanya air juga punya risiko membuat karat tumbuh di dalam ruang mesin.

Kuras Oli Mesin Motor
Anda wajib menguras oli mesin sebab tidak menutup kemungkinan potensi air dalam jumlah besar masuk ke dalam ruang mesin. Setelah dikuras dan tidak ada oli lagi, langkah selanjutnya adalah semprot dengan angin kompresor sampai air benar-benar hilang.
Kalau mau lebih sabar, biarkan hingga 1 jam supaya oli mesin motor dan air benar-benar turun seluruhnya. Usai itu, baru dapat mengisi oli mesin lagi yang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi pabrikan.
Untuk mencegah kondisi terburuk, segera ganti pula oli gardan buat motor matic. Termasuk memeriksa komponen lainnya seperti rumah CVT yang juga ada risiko kemasukan air.

Gunakan Cairan Motor Berkualitas
Pastikan berbagai fluida seperti cairan rem, air radiator, oli mesin motor matic, dan oli gardan selalu dalam kondisi prima. Ganti cairan motor dengan produk Autochem Industry secara rutin supaya kualitasnya terjaga. Performa motor akan selalu optimal sehingga memberikan kualitas berkendara yang irit bahan bakar.
Bagi Anda yang menggunakan motor tangguh dengan jam terbang tinggi setiap hari, disarankan untuk mengganti oli mesin setiap 2.500 – 3.000 km supaya terjaga kualitasnya. Selain itu, gunakan oli mesin tangguh dengan SAE 20W-40 yang tidak mudah berkurang dalam kondisi ekstrem dan memiliki kemampuan melindungi yang lebih baik karena efektif melumasi gesekan antar komponen mesin motor.

 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.