Saat mudik Lebaran, biasanya Anda akan membawa seluruh anggota keluarga lengkap dengan barang bawaannya. Padahal mobil memiliki keterbatasan daya angkut. Mobil yang mengalami overload menjadi sulit dikendalikan, seperti mudah limbung, tidak kuat menanjak, dan tidak mudah berhenti.
Jika memaksakan membawa penumpang dan barang berlebihan, akan memicu masalah besar seperti kecelakaan. Supaya daya angkut mobil tetap maksimal dan dapat mengemudi dengan aman dan nyaman, berikut langkah yang bisa Anda jalani.
1. Perhitungkan Daya Angkut Mobil
Daya angkut maksimal mobil bisa dilihat pada buku manual atau menghitung load index ban. Selanjutnya, perkirakan berat total penumpang dan barang yang akan dibawa untuk mendapatkan beban mobil keseluruhan. Meskipun hanya perkiraan, namun dapat membantu mencegah mobil kelebihan muatan.
2. Manfaatkan Bagasi Seoptimal Mungkin
Anda dapat menaruh barang paling berat seperti kopor besar di bagian dalam sisi tengah bagasi, terutama untuk bagasi terpisah pada mobil sedan. Barang yang lebih ringan ke sisi kiri kanannya dengan posisi saling mengunci agar tidak mudah bergerak. Pakaian ganti untuk anak dapat dikemas dalam tas kecil untuk dibawa ke dalam kabin penumpang.
Dilarang menumpuk barang melebihi tinggi sandaran jok lantaran dapat mengganggu visibilitas pengemudi dan mencegah berhamburan pada saat darurat. Untuk mobil jenis SUV dan MPV, dapat menggunakan cargo net supaya barang tidak berantakan.
3. Letakkan Barang di Dalam Kabin Mobil
Tidak boleh sembarangan meletakkan barang bawaan di dalam kabin. Begitu terjadi sesuatu, seperti mobil mengerem mendadak, ada risiko menciderai penumpang. Selain itu, dapat mengganggu kenyamanan penumpang.
Simpan makanan dan minuman ringan serta mainan anak dalam wadah khusus. Manfaatkan rongga penyimpanan di pintu, konsol tengah, dasbor, dan di balik sandaran bangku untuk menyimpan barang kecil. Kolong bangku mobil juga dapat diselipkan barang bawaan kecil.
4. Atur Posisi Duduk Penumpang
Mobil dengan 2 baris bangku cukup diisi oleh 4 orang dengan konfigurasi 2-2 supaya tetap nyaman dan memaksimalkan daya angkut barang. Sementara untuk 3 baris bangku cukup diisi oleh 6 orang dengan konfigurasi 2-2-2. Tujuannya untuk memberikan rasa nyaman kepada penumpang dengan memberikan space kosong di tengah bangku.
5. Pakai Roof Box Jika Diperlukan
Jangan pernah meletakkan barang di atap dan mengikatnya ke bodi mobil. Selain merusak bodi mobil, cara ini tidak sesuai standar keamanan berkendara. Gunakan roof box supaya daya angkut mobil meningkat dan membuat kabin menjadi lebih lega dan nyaman. Hati-hati ketika melewati portal jalan atau gerbang tol otomatis karena dapat tersangkut.
6. Mengemudi Mobil dengan Hati-hati
Mobil dengan muatan penuh akan berubah titik keseimbangannya sehingga lebih sulit dikendalikan. Manuver agresif seperti pindah lajur tiba-tiba dapat membuat mobil terguling. Akselerasi mobil kian berat sehingga dibutuhkan kesabaran waktu menanjak atau menyalip kendaraan lain. Beban pengereman pun semakin tinggi sehingga mobil lebih sulit dihentikan, khususnya pengereman mendadak.
7. Cek Kondisi Mobil
Ada beberapa komponen mobil yang akan bekerja keras ketika daya angkut mobil mencapai titik maksimal, yaitu mesin, kaki-kaki, dan rem mobil. Sedikit saja ada masalah, akan membuat perjalanan menjadi tidak aman dan nyaman. Anda wajib memeriksa kondisi mobil sebelum mudik atau libur Lebaran dengan melakukan servis di bengkel langganan.
8. Gunakan Cairan Mobil Berkualitas
Ketika mudik Lebaran, banyak komponen mobil tergantung kepada kualitas fluida supaya dapat bekerja optimal di segala kondisi jalan. Pastikan berbagai fluida seperti cairan rem, air radiator, oli mesin, oli gardan, dan oli transmisi selalu dalam kondisi prima.
Ganti cairan mobil dengan produk Autochem Industry secara rutin supaya kualitasnya terjaga. Performa kendaraan akan selalu optimal sehingga memberikan kualitas berkendara yang irit bahan bakar, serta memberikan rasa aman dan tenang dalam perjalanan mudik Lebaran.