Berkendara sepeda motor ketika cuaca panas memiliki dampak signifikan terhadap konsentrasi rider. Kondisi yang dialami sangat menantang dan mempengaruhi kenyamanan. Suhu yang tinggi juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik, sehingga lebih rentan terhadap distraksi dan kelelahan.
Cuaca panas untuk pengendara sepeda motor sangat besar pengaruhnya. Panas hingga 36–40 derajat Celcius membuat rider dehidrasi, cairan di dalam tubuh terkuras dan konsentrasi bisa drop, bahkan berujung heatstroke. Berikut tips singkat berkendara di tengah cuaca panas saat ini.
1. Gunakan Riding Gear yang Nyaman
Pakai baju yang nyaman berbahan kaos supaya Anda merasa nyaman. Kalau ada kebutuhan menggunakan kemeja di lokasi tujuan, bisa disimpan di bagasi motor. Hindari penggunaan jaket yang tebal seperti jaket kulit, cukup pakai jaket yang lebih tipis namun tetap dapat melindungi tubuh dengan baik.
Meskipun panas, hindari penggunaan sandal waktu riding. Selain kurang safety, kaki Anda juga kurang terlindungi dari terik sinar matahari. Gunakan pula sarung tangan bermotor untuk melindungi tangan dari sengatan matahari.
Helm tetap dipakai walaupun kepala Anda akan terasa gerah. Manfaatkan double visor pada helm untuk mengurangi panas matahari ke mata. Kalau tidak ada, bisa membawa kacamata hitam. Gunakan juga masker untuk mencegah debu halus yang banyak terbang saat cuaca panas yang kering.
2. Minum Air Putih
Pengendara sepeda motor langsung merasakan panasnya sinar matahari. Untuk itu, jangan segan untuk minum air putih sebelum dan sesudah mengendarai sepeda motor guna mengganti cairan tubuh yang hilang. Bawa air putih dalam kemasan supaya Anda tidak dehidrasi.
3. Atur Waktu Perjalanan
Jika tidak terpaksa, hindari berkendara di jam-jam panas matahari sangat menyengat, biasanya antara jam 12 hingga jam 2 siang. Namun kalau tetap wajib keluar rumah atau kantor, perhatikan 2 hal di atas dan jaga konsentrasi supaya tidak terganggu oleh panas sinar matahari.
4. Jangan Lupa Istirahat
Jangan memaksakan terus berkendara saat tubuh sudah merasa sangat lelah. Segera menepi di tempat aman seperti pom bensin. Anda bisa menyegarkan tubuh dengan membasuh muka dan melepaskan jaket. Segera minum air putih untuk mengembalikan kondisi tubuh. Untuk amannya, Anda dapat istirahat setelah berkendara selama 1 jam.
5. Fokus Berkendara dengan Kecepatan Wajar
Dalam cuaca panas, banyak pengguna jalan terburu-buru supaya cepat sampai di tujuan. Jangan lakukan hal tersebut karena dapat memicu kecelakaan dan pertikaian. Tetap patuhi aturan lalu lintas, dan berkendaralah dalam kecepatan yang wajar.
6. Kendalikan Emosi
Meskipun cuaca panas, pikiran Anda tidak boleh ikut panas. Jangan terpancing ketika ada kendaraan lain seenaknya di jalan. Hindari pula melanggar aturan lalu lintas karena akan membuat emosi Anda meningkat dan tidak dapat mengendalikan sepeda motor dengan baik.
7. Gunakan Oli Mesin Sepeda Motor Matic Berkualitas
Bagi Anda yang menggunakan motor matic di tengah suhu udara yang panas, disarankan untuk menggunakan oli MASTER Durability SAE 20W-40 API SL/MB yang sejatinya dirancang untuk memaksimalkan durabilitasnya ketika melumasi komponen mesin.
Dengan SAE 20W yang lebih kental, saat kondisi dingin oli tidak akan menyusup hingga ke ruang bakar. Sementara angka SAE 40 merupakan kebutuhan untuk motor standar Yamaha saat beroperasi. Oli tangguh ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan kerja berat seperti ojek online.
PT Autochem Industry menyediakan dalam dua varian yaitu 0,8 liter dan 0,9 liter. Volume oli 0,8 liter atau 800 ml direkomendasikan untuk matic umumnya bermesin 125 cc. Sedangkan versi 0,9 liter atau 900 ml cocok untuk pengguna matic Yamaha 155 series seperti Yamaha NMax 155 dan Yamaha Aerox 155.