Saat cuaca panas seperti saat ini, pemakaian Air Conditioner (AC) saat mengendarai mobil sangat dibutuhkan supaya perjalanan nyaman. Namun, beberapa pemilik mobil mengeluhkan tarikan mesin menjadi berat ketika AC mobil dioperasikan.
Kondisi ini dinilai wajar karena kompresor AC sebagai salah satu komponen penting, bekerja mengikuti putaran mesin melalui belt atau sabuk pemutar. Sehingga ketika AC menyala, maka mesin akan terbebani dengan bekerjanya kompresor AC.
Mesin memutar kompresor AC dari puli kruk as yang tersambung dengan fanbelt yang juga memutar altenator, water pump, dan kompresor AC. Makanya tidak heran ketika AC menyala maka tarikan mesin menjadi berat ketimbang AC off.
Kondisi ini tidak dapat dihindari. Namun, apakah Anda lebih memilih untuk gerah di dalam mobil? Tentu rasa nyaman jauh lebih penting ketimbang hemat bensin. Salah satu cara menghemat bensin adalah memastikan AC berfungsi normal sehingga beban kerja kompresor berkurang.
Kompresor AC Bermasalah
Jika AC bermasalah, terutama bagian kompresor, maka kinerja mesin akan semakin berat dan membuatnya semakin boros. Untuk itu diperlukan perawatan pada kompresor AC sehingga tidak terlalu membebani kerja mesin.
Pertama, periksa tegangan tali pemutar kompresor dari kemungkinan longgar atau bahkan putus. Segera ganti fanbelt AC jika terdengar suara mendecit karena akan membuat performa AC turun dan berisiko putus di tengah jalan.
Dengarkan pula kalau ada suara aneh dari komponen kompresor AC sebagai penanda masalah seperti kompresi menghilang atau magnetic clutch rusak. Segera bawa ke bengkel resmi atau spesialis AC supaya AC tetap dingin dan tidak semakin membebani kerja mesin.
Gunakan Cairan Mobil Berkualitas
Berkendara di tengah cuaca panas yang menyengat membutuhkan komponen mobil yang prima. Banyak komponen kendaraan tergantung kepada kualitas fluida supaya dapat bekerja optimal tanpa kendala. Jangan sampai mesin overheat hanya karena radiator coolant tidak dapat bekerja dengan baik.
Cairan rem yang bekerja dengan baik juga memastikan mobil dapat berhenti meskipun cuaca panas. Pastikan berbagai fluida seperti cairan rem, air radiator, oli matic, oli gardan, dan oli transmisi selalu dalam kondisi prima. Ganti cairan kendaraan dengan produk Autochem Industry secara rutin supaya kualitasnya terjaga.