Tanpa disadari, emosi dapat menyebabkan sekresi hormon kortisol berlebih dan berbahaya jika terjadi dalam waktu yang lama. Meskipun menyebabkan berbagai dampak kesehatan, stres saat berkendara akan sangat sulit untuk dihindari.
Selain menyebabkan badan sakit, stres juga dapat membuat Anda gagal mengendalikan emosi saat mengemudi mobil. Seperti, memacu mobil melewati batas kecepatan maksimal atau pindah lajur sembarangan. Hanya tinggal menunggu waktu sebelum akhirnya kamu terlibat kecelakaan fatal.
Meskipun dapat memicu masalah di jalan, stres dapat dikurangi dengan melakukan beberapa cara berikut ini.
1. Mengubah Persepsi Saat Mengemudi
Hal ini merupakan cara yang paling sederhana untuk mengatasi stres dengan menyadari bahwa lama perjalanan adalah hal yang tidak dapat dihindari. Gunakan waktu untuk berpikir dan menenangkan diri sejenak dari berbagai aktivitas yang menyita konsentrasi.
2. Bikin Kabin Mobil Serasa di Rumah
Usahakan saat berada di dalam kabin seperti berada di ruang keluarga rumah. Menjaga kebersihan mobil jadi menu utama karena tidak enak berkendara di ruang AC tapi ada bau tidak sedap di dalam mobil. Tambahkan pengharum kabin mobil agar suasana jadi terasa lebih rileks sepanjang perjalanan.
3. Atur Posisi Duduk Senyaman Mungkin
Posisi berkendara yang tepat bukan hanya membuat Anda dapat mengantisipasi segala kondisi, namun juga menciptakan suasana rileks dan nyaman. Caranya, duduk jangan terlalu tegak yang bikin cepat lelah, tapi juga tidak terlalu rebah yang malah sulit mengantisipasi keadaan. Pegang setir dengan rileks dan hindari posisi menggenggam seperti ingin memukul yang membuat Anda mudah terpancing emosi.
4. Dengarkan Musik
Mendengarkan musik adalah salah satu aktivitas yang dapat menenangkan perhatian Anda di jalan. Hal ini diperlukan untuk mengurangi paparan sumber stres terhadap pikiran secara terus menerus. Pilihlah jenis musik yang Anda sukai dan dapat memperbaiki mood dan membuat diri lebih rileks.
5. Tentukan Rute Perjalanan
Pilih rute yang bisa diandalkan sebelum jalan mengandalkan peta navigasi digital. Dengan waktu perjalanan yang lebih bebas macet, Anda tidak mudah stres dan lebih tenang di jalan. Mau lebih santai, berangkatlah lebih cepat supaya ada waktu tambahan kalau sampai kena macet.
6. Stretching Ketika Macet
Melakukan beberapa gerakan untuk meregangkan otot dapat memperlancar aliran darah dan membantu Anda lebih rileks. Lakukan dengan memberikan kontraksi pada otot tendon kaki, jari tangan dam leher dan tahan dalam waktu 8 hingga 10 detik.
Lakukan beberapa kali hingga otot tidak terasa kaku atau menjadi lebih lemas. Harap tetap waspada pada kondisi jalan dan tidak lengah supaya tidak mengakibatkan kecelakaan.
7. Makan Camilan Sehat
Menyediakan camilan sehat seperti buah potong dapat membantu mengurangi stres saat berkendara terutama saat Anda lapar. Sediakan kudapan yang mengandung banyak vitamin C karena dapat menurunkan tekanan darah dan menjaga produksi hormon stres tetap terkontrol.
8. Jangan Lupa Tidur
Kondisi energi yang optimal dari tercukupinya waktu tidur malam dapat membantu Anda menghadapi situasi yang menyebabkan stres. Kekurangan waktu tidur juga menyebabkan Anda menjadi lebih lapar saat siang hari, dan hal ini dapat membuat tambah stres saat di balik kemudi.
Jika Anda pulang saat malam hari, hindari aktivitas yang dapat mengurangi waktu tidur seperti menonton TV atau browsing internet.
9. Jalan Lebih Awal
Dengan pergi lebih awal Anda memiliki waktu lebih banyak untuk dihabiskan dalam perjalanan. Yang tidak kalah penting dapat menghindari terjebak macet di jam sibuk. Hal juga ini akan membantu Anda menjadi lebih tenang dan mengurangi kecemasan saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan.
10. Pakai Pakaian Kasual
Sediakan pakaian ganti di tempat kerja sehingga Anda bisa berpakaian kasual saat pergi dan baru menggunakan busana resmi setiba di kantor. Dengan begitu Anda akan merasa rileks dan tenang karena belum merasakan suasana kerja.
Baju kerja Anda juga terjaga kebersihannya dan terasa nyaman ketika dipakai. Pun ketika pulang, Anda bisa menggunakan kaos sehingga merasa lebih santai dan tidak terbawa suasana kantor yang berat.
11. Jaga Emosi
Jangan terpancing emosi saat ada pengguna jalan lain melakukan kesalahan seperti memotong jalur Anda. Apalagi membalas perlakuan mereka dengan melakukan manuver agresif yang justru akan membahayakan pengguna jalan lainnya.
12. Jaga Kondisi Mobil
Kondisi mobil yang tidak prima jelas akan memicu amarah hingga akhirnya stres. Paling mudah ketika AC mobil mati dan Anda harus mengemudi di siang hari yang terik. Atau boros bensin akibat ada masalah di mesin. Solusinya mudah, silakan servis berkala di bengkel resmi atau bengkel langganan.
13. Gunakan Cairan Mobil Berkualitas
Banyak komponen kendaraan tergantung kepada kualitas fluida supaya dapat bekerja optimal di segala kondisi jalan. Pastikan berbagai fluida seperti cairan rem, air radiator, oli matic, oli gardan, dan oli transmisi selalu dalam kondisi prima.
Ganti cairan kendaraan dengan produk Autochem Industry seperti Prestone dan Master secara rutin supaya kualitasnya terjaga. Performa kendaraan akan meningkat sehingga memberikan kualitas berkendara yang irit bahan bakar.