Rem pada motor berfungsi mengurangi laju roda dan menghentikannya ketika dibutuhkan. Tapi pemotor belum banyak yang tahu, bagaimana cara mengerem yang optimal. Supaya aman di jalan dan tidak memicu kecelakaan, begini tips mengerem sepeda motor yang bisa Anda pelajari.
1. Postur Berkendara yang Benar
Saat berkendara, berjaga-jagalah dan atur postur berkendara yang benar, yaitu duduk yang tegak dan rileks, serta kedua tangan memegang kendali pada setang dengan siku sedikit dibengkokkan agar memiliki kontrol lebih saat mengendalikan sepeda motor.
2. Roda Motor Lurus Saat Pengereman
Saat dihadapkan dengan situasi tidak terduga dan memerlukan pengereman, jaga arah roda motor tetap lurus agar keseimbangan tetap terjaga dan memastikan traksi maksimal pada ban motor saat melakukan pengereman. Ban yang miring akan berkurang traksinya dan mudah terpeleset.
3. Tarik Tuas Rem Bertahap
Saat situasi darurat, ingat bahwa pengereman harus dilakukan bertahap. Misalnya, tarik tuas rem depan dan disusul tuas rem belakang secara bertahap, serta interval yang konstan agar kecepatan motor menurun perlahan tanpa mengunci roda atau menghindari kampas rem menjadi panas.
4. Jaga Jarak Aman
Menjaga jarak aman khususnya sesama sepeda motor sangat krusial. Tujuannya untuk memberi waktu mengambil keputusan yang tepat, seperti menghindar atau mengerem. Masalahnya sulit sekali menjaga jarak aman di jalan kota besar, namun setidaknya ada jarak dengan kendaraan di depan untuk darurat.
5. Pertimbangkan Kondisi Lingkungan
Seringkali saat dihadapkan pada kondisi mengejutkan seperti ada penyeberang dadakan atau kendaraan yang memotong arah, Anda butuh waktu untuk bertindak. Faktor lain seperti keadaan jalan, bobot kendaraan, hingga visibilitas. Semua menjadi pertimbangan sebelum mengambil keputusan di jalan.
6. Pastikan Kondisi Tubuh Prima
Kegagalan respons terhadap bahaya sehingga mengakibatkan kecelakaan biasanya disebabkan oleh kondisi pengendara yang kelelahan. Untuk menghindari kelelahan, sebaiknya Anda tidur malam minimal 6 jam supaya tidak mengantuk esok harinya.
Lindungi diri dari cuaca dengan menggunakan pakaian yang mencegah paparan angin dan matahari langsung. Minum air putih supaya tidak dehidrasi, hindari mengonsumsi obat yang memiliki efek samping. Apabila merasa mengantuk, segera tidur di lokasi aman seperti SPBU untuk menyegarkan tubuh.
7. Jangan Mengalihkan Perhatian
Banyak pengendara sepeda motor yang masih menggunakan ponsel di jalan tanpa rasa bersalah. Padahal mengalihkan perhatian ke ponsel meskipun hanya dalam hitungan detik, sudah cukup untuk membuat Anda tidak memperhatikan situasi di depan. Begitu ada masalah seperti kendaraan di depan mengerem mendadak, Anda tidak sempat mengerem.
8. Pemeriksaan Rutin Sebelum Jalan
Motor yang digunakan perlu perhatian berkala khususnya pada rem dan ban. Di awal berkendara, lakukan tes rem depan dan belakang untuk memastikan setiap rem dapat menghentikan motor dengan baik. Setiap minggu, lakukan pemeriksaan tekanan dan tapak ban untuk mengantisipasi risiko ban aus atau rusak.
9. Servis Berkala Untuk Menjaga Kondisi Sepeda Motor
Pemilik motor juga dianjurkan melakukan servis berkala ke bengkel resmi atau langganan untuk menjaga kondisi sepeda motor. Tidak hanya pengecekan rem dan ban, namun juga mesin, suspensi dan penggantian cairan seperti oli dan cairan rem supaya motor tidak terkendala apapun di jalan.
10. Gunakan Cairan Rem Berkualitas
Prestone adalah cairan rem kendaraan bermotor yang melebihi spesifikasi sehingga memberikan kinerja luar biasa dalam sistem pengereman suhu tinggi. Risiko cairan rem cepat mendidih akan menghasilkan uap air atau vapor lock bisa dikurangi.
Formulanya tahan lebih lama dan memberikan margin keselamatan yang lebih tinggi karena formula sintetis suhu tinggi. Prestone memberikan perlindungan korosi untuk semua logam dan cocok untuk rem cakram, tromol, dan ABS.
Anda bisa menggunakan cairan rem Prestone dengan pilihan tipe DOT 3 dan DOT 4. Silakan beli via market place Autochem Industry di Tokopedia dan Shopee beserta program promo yang bisa dimanfaatkan.