Anda mungkin pernah berada di situasi lalu lintas yang melambat perlahan bahkan berhenti di jalan tol. Selanjutnya, tanpa sebab apapun mobil melaju lagi perlahan hingga akhirnya jalan normal kembali. Situasi itu dinamakan Phantom Traffic Jam.
Kemacetan tanpa alasan yang terlihat ini disebabkan satu pengemudi yang seharusnya tidak perlu menginjak pedal rem. Biasanya di di jalan tol yang agak ramai, kendaraan cenderung merayap, bahkan hanya menyisakan jarak satu atau dua mobil depan-belakang.
Jika ada kendaraan di depan mengerem, dapat mengakibatkan efek riak sehingga otomatis mobil di belakangnya ikut menginjak pedal rem. Begitu seterusnya yang memperlambat puluhan mobil di belakang dan akhirnya berhenti semua.
Menghindar dari Phantom Traffic Jam
Anda bisa menghindari phantom traffic jam dengan menjaga jarak aman. Sangat tidak disarankan melakukan tailgating atau mengekor di belakang mobil lain dengan jarak rapat. Mengemudi sangat dekat dengan mobil di depan atau tailgating dapat menciptakan phantom traffic jam.
Tailgating mengurangi jarak antara Anda dengan mobil di depan. Saat mobil di depan menginjak rem, Anda harus ikut mengerem mendadak untuk menghindari tabrakan. Pengereman mendadak inilah yang dapat menyebabkan phantom traffic jam.
Cara mengemudi yang baik adalah berada di jarak yang sama dengan mobil di depan dan belakang. Dengan cara ini, jika pengemudi di depan mengerem, Anda dapat menginjak pedal rem dengan lembut dan singkat supaya tetap berada pada jarak yang aman.
Cukup pula melepaskan kaki dari pedal gas dan mulai meluncur, yang dapat mencegah terjadinya efek ombak. Jika rajin mengemudi dan menghindari perilaku tailgating, dapat mencegah kemacetan yang memengaruhi ratusan pengemudi lain.
Selain itu, jaga kewaspadaan dan fokus kepada situasi berkendara di sekitar mobil. Hindari bermain ponsel yang dapat mengalihkan perhatian. Untuk Anda yang sedang dalam perjalanan jauh, segera istirahat jika mengantuk untuk menjaga kebugaran tubuh dan menjaga kewaspadaan.
Anda juga harus mencegah diri sebagai pemicu phantom trafiic jam dengan tidak menjadi lane hogger karena dapat membuat mobil di belakang pindah lajur yang membuat pengemudi lain mengurangi kecepatan.
Hindari pula mengemudi di bahu jalan dengan alasan apapun. Akibat bermanuver pindah lajur, otomatis kendaraan di lajur yang benar akan melakukan pengereman yang sebenarnya tidak perlu. Bukan saja mereka yang dirugikan, karena pengemudi di belakangnya akan melakukan hal yang sama.
Gunakan Cairan Mobil PRESTONE dan MASTER
Banyak komponen kendaraan tergantung kepada kualitas fluida supaya dapat bekerja optimal di segala kondisi jalan, termasuk jalan tol. Mobil membutuhkan cairan pendingin yang andal supaya mesin tidak overheat dan cairan rem yang berkualitas supaya rem tidak blong di kondisi berat.
Pastikan berbagai fluida seperti cairan rem, cairan radiator, oli matic, oli gardan, dan oli transmisi selalu dalam kondisi prima. Ganti cairan kendaraan dengan produk Autochem Industry seperti PRESTONE dan MASTER secara rutin supaya kualitasnya terjaga dan irit bahan bakar.