Sabuk pengaman atau seat belt diatur dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 106 ayat 6 tertulis, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor roda empat atau lebih di jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan.
Meskipun low maintenance, namun Anda tetap harus menjaga kondisi seat belt atau safety belt atau sabuk keamanan atau sabuk keselamatan. Khususnya karena seat belt punya peran yang sangat efektif dalam menekan risiko cidera parah saat kecelakaan.
Tips Membersihkan Seat Belt Mobil
Sabuk pengaman dibuat dengan bahan khusus yang dapat bekerja di kondisi darurat dengan cepat dan aman. Perawatannya tidak sulit dan bisa dikerjakan sembari membersihkan mobil.
1. Bersihkan dengan kain mikrofiber yang bersih dan kering untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
2. Jangan menggunakan alat pembersih yang keras atau tajam karena akan merusak bahan sabuk pengaman.
3. Hindari bahan kimia pembersih deterjen karena berpotensi merusak sabuk pengaman.
4. Bersihkan pula bagian buckle atau gesper agar terhindar dari macet saat ingin digunakan.
5. Setelah itu, lanjut ke beberapa komponen logam, seperti bagian pengunci maupun pengaitnya (latch).
6. Pastikan terdengar bunyi klik yang keras sebagai tanda seat belt telah berfungsi dengan baik.
7. Bersihkan dengan kain mikrofiber sehingga tidak ada noda menempel, khususnya noda air untuk mengurangi risiko berkarat.
Dilarang Membuka Mekanisme Seat Belt Mobil
Jangan pernah membuka mekanisme sabuk pengaman yang ada di dalam buckel dan yang menyatu dengan pengait serta mekanisme yang masuk ke dalam pilar B. Terlihat sederhana, tetapi ada mekanisme pretensioner dan force limiter yang akan bermasalah jika Anda bongkar pasang sendiri.
Tips Cegah Seat Belt Rusak
Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kondisi seat belt.
1. Hindarkan seat belt dari benda tajam seperti pisau dan gunting yang bisa menyobek sabuk.
2. jangan sampai kena api yang bisa mengubah permukaan sabuk dan membuatnya tidak bekerja optimal.
3. Ingatkan anak untuk tidak bermain dengan seat belt, terutama di mekanisme gesper yang memiliki sistem pengunci.
4. Hindari memasang aksesoris pada sabuk pengaman yang justru akan menghalangi fungsinya saat kecelakaan.
Ganti Seat Belt
Sabuk pengaman terbuat dari webbing (bahan tenun yang kuat), jika mengeras bisa saja retak atau robek. Atau kalau terlihat tanda-tanda benangnya terkelupas, terkena sayatan, sebaiknya segera diganti.
Jangan pakai safety belt copotan lantaran bisa saja bekas dari mobil yang pernah kecelakaan dan dari sisi keamanan tidak terjamin. Paling aman, bawa mobil ke bengkel resmi untuk servis berkala dan mintalah pengecekan seatbelt mobil.
Gunakan Oli Mesin Sepeda Motor Matic Berkualitas
Bagi Anda yang menggunakan sepeda motor matic, disarankan untuk menggunakan oli MASTER Durability SAE 20W-40 API SL/MB yang sejatinya dirancang untuk memaksimalkan durabilitasnya ketika melumasi komponen mesin.
Dengan SAE 20W yang lebih kental, saat kondisi dingin oli tidak akan menyusup hingga ke ruang bakar. Sementara angka SAE 40 merupakan kebutuhan untuk motor standar Yamaha saat beroperasi. Oli tangguh ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan kerja berat seperti ojek online.
PT Autochem Industry menyediakan dalam dua varian yaitu 0,8 liter dan 0,9 liter. Volume oli 0,8 liter atau 800 ml direkomendasikan untuk matic umumnya bermesin 125 cc. Sedangkan versi 0,9 liter atau 900 ml cocok untuk pengguna matic Yamaha 155 series seperti Yamaha NMax 155 dan Yamaha Aerox 155.