TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
24-January-2026

MITOS ATAU FAKTA, JANGAN MODIFIKASI SETANG MOTOR KARENA BERDAMPAK BURUK BAGI RIDERS

Modifikasi sepeda motor kini menjadi hal yang biasa dilakukan. Tak hanya soal tampilan, modifikasi juga sering dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan, pengendalian dan menyesuaikan dengan gaya berkendara masing-masing orang.

Salah satu ubahan yang paling sering dijumpai adalah mengganti setang motor. Meskipun sederhana, modifikasi setang ternyata bisa mempengaruhi banyak aspek, mulai dari posisi tubuh pengendara hingga keselamatan di jalan.

Sebaiknya Tidak Mengubah Setang Motor

Setang motor tidak hanya berfungsi sebagai alat pengendali arah, tetapi juga mempengaruhi postur tubuh pengendara. Posisi setang yang tidak sesuai dengan tinggi badan, panjang lengan, atau spesifikasi motor bisa merubah postur berkendara secara keseluruhan.

Perubahan ini dapat berujung pada rasa lelah yang cepat, terutama saat perjalanan jauh atau berkendara dalam kondisi lalu lintas yang padat. Setang motor berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan kenyamanan pengendara.

Setang yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau terlalu lebar dapat mengganggu distribusi beban tubuh, yang pada akhirnya membuat posisi berkendara menjadi tidak ergonomis.

Dampak jangka panjang dari pemilihan setang yang salah bisa menyebabkan rasa pegal di bagian bahu, pergelangan tangan, hingga punggung bawah. Tentu saja, hal ini akan mengurangi kenyamanan dan membuat pengendara cepat merasa tidak nyaman.

Memodifikasi setang memang bisa membuat motor terlihat lebih keren, namun penting untuk mempertimbangkan efeknya terhadap kenyamanan berkendara.

Ada dua tipe setang yang umum digunakan, yaitu setang yang lebih tinggi (high rise) dan setang yang lebih rendah dan lebar. Masing-masing jenis setang memiliki kelebihan dan kekurangannya.

1. Setang Tinggi (High Rise)

Jenis setang ini membuat posisi tangan pengendara lebih tegak dan tubuh sedikit condong ke belakang. Konfigurasi ini sering dipilih oleh mereka yang menginginkan postur lebih rileks dan santai.

Namun, jika setang dipasangkan dengan jarak pegangan yang terlalu jauh, leher dan bahu bisa cepat merasa lelah, apalagi jika digunakan untuk perjalanan jauh.

2. Setang Rendah dan Lebar

Sebaliknya, setang yang lebih rendah dan lebar memberikan posisi berkendara yang lebih condong ke depan. Gaya berkendara seperti ini sering dipilih oleh pengendara motor sport karena memberi kesan lebih agresif serta memberikan kontrol yang lebih baik saat bermanuver.

Meski demikian, Anda bisa merasa lebih cepat lelah di bagian pergelangan tangan dan punggung bawah jika postur tubuh tidak disesuaikan dengan benar.

Perhatikan Faktor Ergonomis dan Kontrol Kendaraan

Sebelum memutuskan untuk mengganti setang motor, ada baiknya untuk mempertimbangkan beberapa faktor penting:

1. Sesuaikan tinggi setang dengan tinggi badan, panjang lengan, dan gaya berkendara Anda.

2. Pilihlah setang yang memungkinkan posisi tangan, bahu, dan punggung terasa nyaman tanpa harus meregang berlebihan atau terlalu menekuk. Dengan begitu, pengendara bisa menghindari kelelahan dan cedera pada tubuh.

3. Pastikan bahwa kontrol kendaraan seperti tuas gas, rem, dan kopling mudah dijangkau tanpa harus memaksakan tangan atau pergelangan.

Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan, terutama saat berkendara dalam kondisi darurat seperti pengereman mendadak.

4. Setelah mengganti setang, lakukan uji coba posisi berkendara sebelum melakukan perjalanan jauh. Ini akan membantu untuk memastikan apakah posisi tangan, kaki, dan tubuh Anda sudah terasa nyaman.

5. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan teknisi bengkel resmi agar dapat memperoleh rekomendasi setang yang sesuai dengan jenis motor dan karakter berkendara.

Gunakan Oli Mesin Motor Matic yang Berkualitas dan Tangguh

MASTER Durability SAE 20W-40 API SL/MB dirancang untuk memaksimalkan daya tahan. Dengan SAE lebih kental, saat kondisi dingin oli tidak akan menyusup hingga ke ruang bakar. Sementara angka 40 merupakan kebutuhan untuk motor standar Yamaha.

Oli tangguh ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan kerja berat seperti ojek online yang sudah memenuhi standar API Service SL. Volume oli 0,8 liter atau 800 ml direkomendasikan untuk matic bermesin hingga 125 cc. Sedangkan versi 0,9 liter cocok untuk pengguna matic Yamaha 155 series seperti Yamaha NMax 155 dan Yamaha Aerox 155.
 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.