Puasa membuat Anda mengubah jam biologis, seperti mengurangi waktu tidur di malam hari yang ditambah sahur jelang pagi. Padahal tidur sangat penting untuk mengistirahatkan otak dan meredakan ketegangan fisik akibat kegiatan setiap hari.
Risiko mengantuk yang paling umum adalah microsleep, dimana pengemudi mobil tanpa sadar tertidur meskipun hanya dalam hitungan 1-3 detik saja. Itu sudah cukup untuk memicu kecelakaan karena mobil tidak terkendali, khususnya saat kecepatan tinggi di jalan tol.
Kemungkinan microsleep juga dapat menyerang dalam perjalanan mudik Lebaran, apalagi kalau Anda hanya berkendara sendirian. Padahal dalam mobil ada keluarga tercinta dan berisiko pula merugikan pengguna jalan lainnya.
Cegah Microsleep dengan Power Nap
Power nap atau tidur sebentar membantu pengemudi jadi lebih segar dan berenergi. Konsentrasi bisa penuh dalam mengemudi dalam mobilitas meskipun sedang puasa. Kegiatan ini menambah energi sehingga tubuh kembali bugar dan rasa kantuk hilang sementara dengan cepat.
Power nap perlu dioptimalkan saat berpuasa, terutama di siang hari antara jam 13.00-15.00. Namun bagi Anda yang kerja kantoran, dapat melakukan power nap selama setidaknya 30 menit di waktu jam makan siang. Mengapa power nap penting?
Power nap hanya membawa seseorang memasuki fase siklus tidur pertama hingga kedua. Belum masuk fase tiga (tidur nyenyak) dan fase empat (lengkap) / rapid eye movement (REM).
Pada tahapan tidur yang kedua, otot menjadi lebih rileks dan fungsi tubuh melambat. Sementara itu, tahap REM akan membuat otot tubuh lumpuh sementara. Bila power nap dilakukan, berikut manfaat yang dirasakan tubuh:
- Meningkatkan kemampuan untuk fokus, konsentrasi, dan mengingat sesuatu
- Memperbaiki suasana hati
- Mengurangi rasa lelah
- Meningkatkan energi
- Melancarkan proses pelepasan hormon
- Membantu proses perbaikan otot dan jaringan
- Meningkatkan produktivitas
- Menjaga kinerja otak
- Mengurangi stres dan menjaga suasana hati
- Meningkatkan kemampuan fisik dan kognitif.
Cara Melakukan Power Nap
Bagi Anda yang hendak melakukan power nap di dalam mobil, berikut tips melakukannya yang aman dan nyaman:
1. Pastikan parkir di area yang aman seperti parkiran rest area. Jangan parkir di bahu jalan karena berisiko ditabrak dari belakang.
2. Boleh menyalakan AC, namun pastikan mesin juga menyala supaya aki tidak tekor.
3. Kaca pengemudi diturunkan sekitar 2-3 cm untuk membantu sirkulasi udara. Jangan sampai keracunan gas buang mobil yang masuk ke dalam kabin.
4. Matikan ponsel supaya tidak terdistraksi saat tidur, aktifkan alarm sekitar 30 menit ke depan supaya tidak terlalu lama tidurnya.
5. Supaya bisa tidur lebih cepat dan minim gangguan, Anda dapat menggunakan masker mata atau penutup mata, bisa juga penyumbat telinga atau headset.
6. Posisikan badan senyaman mungkin dengan mengatur sandaran jok. Usahakan serileks mungkin supaya dapat segera tidur.
7. Kelar power nap, lakukan stretching dan gerakkan badan, silakan keluar sebentar dari mobil untuk membuat badan nyaman dan tidak kaku.
8. Pastikan pula tidur yang cukup di malam hari setidaknya selama 6 jam untuk menjaga kebugaran tubuh di pagi hari.
Gunakan Cairan Mobil Berkualitas
Mobil kesayangan juga wajib dijaga kebugarannya di bulan puasa. Supaya mobil tidak dehidrasi, periksa cairan pendukung seperti cairan radiator, air wiper, cairan rem, dan lainnya. Perhatikan kondisi cairan tersebut, segera ganti dengan cairan baru untuk menjaga kualitasnya.
Ganti cairan mobil dengan produk Autochem Industry secara rutin supaya kualitasnya terjaga. Performa kendaraan akan selalu optimal sehingga memberikan kualitas berkendara yang irit bahan bakar dan terhindar dari risiko mogok atau kecelakaan.