Perkembangan teknologi navigasi digital akan memudahkan pengemudi di jalan. Cukup memasukkan alamat tujuan ke aplikasi maps, rute perjalanan langsung muncul lengkap dengan estimasi waktu tempuh. Asalkan informasi jelas, Anda pasti akan sampai tujuan.
Muncul fenomena baru di jalan raya, yakni pengemudi yang terlalu bergantung pada arahan aplikasi tanpa memperhatikan kondisi nyata di lapangan. Tidak sedikit kasus kendaraan masuk ke gang sempit, jalan buntu, hingga jalur yang sebenarnya tidak layak dilalui mobil karena pengemudi hanya mengikuti instruksi navigasi.
Wajib Memiliki Situasional Awareness
Dalam beberapa kejadian, mobil bahkan harus mundur jauh atau meminta bantuan warga sekitar karena terjebak di jalan kecil. Ada satu catatan penting bagi Anda: penggunaan aplikasi navigasi memang membantu, tetapi pengemudi tetap harus memiliki kesadaran situasi atau situational awareness.
Ketika menentukan tujuan, pastikan double check jenis kendaraan yang digunakan di aplikasi. Jangan sampai yang terpilih justru mode kendaraan roda dua. Pastikan pula apakah ingin melewati jalan tol atau cukup di jalan biasa.
Pengemudi juga perlu memperhatikan tampilan rute yang diberikan aplikasi. Jalur berwarna abu-abu umumnya menandakan akses jalan lebih kecil atau sempit dibanding jalur utama. Pastikan jalur yang akan dilalui berwarna biru, bukan merah karena berarti macet.
Selain itu, pengemudi dapat memanfaatkan fitur street view sebelum berangkat, terutama saat menuju lokasi yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Langkah ini dinilai dapat membantu membaca kondisi lingkungan dan ukuran jalan lebih awal.
Fenomena terlalu percaya maps, menunjukkan mulai menurunnya kepekaan pengemudi terhadap kondisi sekitar. Padahal keputusan akhir saat berkendara tetap berada di tangan manusia, bukan aplikasi. Kalau saat mengemudi Anda melihat jalan yang akan dilalui terasa kurang meyakinkan, lebih baik pilih jalur yang dirasa aman dan nyaman, lalu biarkan aplikasi melakukan rerouting.
Aplikasi navigasi seharusnya hanya menjadi alat bantu, bukan penentu mutlak arah perjalanan. Anda tetap perlu menggunakan logika, observasi, dan pertimbangan keselamatan sebelum memutuskan melewati suatu jalur.
Di tengah semakin canggihnya teknologi kendaraan dan navigasi digital, kesadaran situasi tetap menjadi kemampuan penting yang tidak boleh hilang. Sebab kondisi nyata di jalan sering kali berbeda dengan apa yang tampil di layar ponsel.
Pastikan Mode Suara Aktif
Selanjutnya, pastikan Anda telah mengaktifkan mode suara sebagai guidance. Tujuannya supaya konsentrasi mengemudi tidak terganggu dan Anda bisa fokus mengawasi kondisi di depan mobil tanpa perlu memerhatikan peta digital.
Kalau menggunakan aplikasi peta di ponsel, letakkan ponsel di tempat yang aman dan mudah dijangkau. Gunakan holder khusus yang kuat dan gampang diatur supaya tidak merepotkan di jalan. Fokus pula dalam membaca peta dan tidak teralihkan seperti bermain social media.
Cara Pakai Aplikasi Google Maps
Berikut cara pakai Google Maps yang benar supaya Anda tidak bingung.
1. Buka aplikasi Google Maps di smartphone Anda.
2. Tentukan lokasi tujuan dengan mencari di peta atau ketik di kolom pencarian.
3. Pilih Direction, setelah itu Google Maps akan membuat rute menuju ke sana.
4. Hati-hati jangan salah pilih rute, pelajari rute yang ditawarkan oleh peta digital.
5. Pilih rute sesuai moda transportasi yang mau Anda pakai. Ada ikon mobil, motor, kereta (kendaraan umum), jalan kaki, atau kendaraan online. Google akan memberikan beberapa opsi rute sesuai kendaraan Anda.
6. Rute utama atau tercepat akan tampil dengan warna biru.
7. Jika ada pilihan rute lain, Google Maps akan menampilkan warna abu-abu.
8. Evaluasi rute yang Anda pilih.
9. Cek baik-baik rutenya, jika keluar dari jalan raya dan masuk ke jalan kecil.
10. Periksa lagi dengan Google Street View untuk memastikan kendaraan Anda bisa lewat.
11. Jika sudah yakin dengan rutenya, klik Start untuk memulai navigasi.
12. Di jalan, Google Maps akan memberikan opsi rute jika Anda salah pilih jalan.
13. Pelajari untuk melihat apakah opsi yang dtawarkan lebih baik atau malah semakin menyesatkan.
14. Jangan paksakan diri mengikuti arahan peta digital kalau melihat kondisi jalan semakin tidak memungkinkan atau menjauh dari tujuan akhir.
Banyak pengguna mobil tesesat karena kesalahan di poin 5 dan 8. Mau pergi naik mobil, tapi memilih rute motor, akibatnya dibawa ke jalan sempit. Atau ingin naik motor, tapi memilih rute mobil sehingga diarahkan masuk ke jalan tol. Juga karena buru-buru, tidak lagi mempelajari rute yang ditawarkan.
Jangan Sungkan Bertanya Kalau Tersesat
Kalau mulai merasa tersesat, turun dari mobil dan perhatikan kondisi sekitar. Biasanya, kalau “diajak” masuk ke hutan oleh peta digital, kondisi jalan akan semakin sulit seperti rusak atau sempit. Situasi sekitar pun biasanya sepi dan jarang orang lewat.
Solusi paling pas ketika mulai menemukan masalah di lingkungan asing yang Anda tidak tahu adalah bertanya kepada warga sekitar. Namun jangan langsung percaya informasi dari orang pertama. Lakukan pengecekan ulang dengan bertanya ke warga lain yang Anda temui.
Jangan segan untuk balik arah dan kembali ke jalan utama yang lebih aman dan nyaman. Apalagi kalau perjalanan berlangsung di malam hari yang sulit untuk bertanya atau melihat patokan jalan.
Pastikan ponsel selalu mendapatkan asupan tenaga baterai yang memadai. Ponsel yang kehabisan daya ketika Anda tersesat bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Cek jaringan internet di lokasi yang dilalui dalam kondisi baik supaya informasi jalan tidak delay atau bahkan hilang.
MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 Cocok Untuk Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
Sistem pendingin mesin bensin yang optimal sangat dibutuhkan oleh mobil hybrid. Selain itu, komponen elektrifikasi seperti baterai, inverter, dan motor listrik membutuhkan pendingan yang dapat menjaga suhu kerjanya.
Pemilihan pendingin udara atau cairan tergantung dari desain dan kebutuhan produsen kendaraan. Untuk lebih jelas, Anda dapat mempelajari buku manual kendaraan atau diskusi dengan pihak bengkel resmi.
MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 memiliki pilihan komposisi glycol 50%. Zat ini menaikkan titik didih coolant agar tidak cepat menguap, menurunkan titik beku, serta menjaga suhu kerja mesin tetap stabil di rentang yang ditentukan.
Dengan temperatur kerja baterai mobil listrik di kisaran 20-40 derajat celcius, radiator coolant ini sangat pas sebagai media transfer heat yang optimal supaya awet.
Karena jika temperatur terlalu rendah, energi yang dihasilkan baterai lebih sedikit. Tapi kalau suhu baterai berlebih, efisiensinya akan menurun drastis.
Sama dengan suhu kerja komponen elektrifikasi lainnya seperti motor listrik dan inverter yang tetap terjaga berkat keandalan MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 dalam menangkap dan melepaskan panas dengan cepat dan efisien.
Begitu juga ketika harus menjaga suhu kerja mesin bensin pada mobil hybrid, radiator coolant untuk mesin modern ini juga dapat diandalkan. Kandungan OAT (Organic Acid Technology) berbahan dasar organik yang ramah lingkungan, bereaksi secara kimiawi hanya pada area logam yang membutuhkan perlindungan, guna mencegah karat tanpa menggunakan bahan berbahaya.
Aditif organik pada OAT tidak cepat habis dikonsumsi dan tidak meninggalkan jejak endapan atau kerak yang dapat menyumbat saluran radiator dan memicu karat yang dapat mengakibatkan mesin overheat. Hal ini disebabkan oleh tidak ada kandungan zat silikat, nitrit, nitrat, borat, amina, dan fosfat. Penggunaan bahan OAT memberikan dampak positif yaitu minim penguapan sehingga usia pakai coolant lebih lama.
Selain dimanfaatkan oleh mobil listrik dan mobil hybrid, MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 cocok untuk mesin-mesin ICE modern berteknologi turbo, direct injection, katup variabel, dan lainnya dengan spesifikasi sesuai standar pabrikan mobil.
Kelebihan MASTER Radiator Coolant Gold 50/50:
- Titik didih 129 derajat Celcius di tekanan tutup radiator 1,1 bar
- Sesuai spesifikasi pabrikan kendaraan (OEM)
- Menggunakan Organic Acid Technology (OAT)
- Usia pakai radiator coolant tahan lama
- Minim penguapan
- Ditambah aditif anti korosi
- PH basa
- Perlindungan pada seal water pump.