TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
09-September-2026

BERSIHKAN CAT ASING YANG MENEMPEL DI BODI MOBIL, JANGAN SAMPAI MENGERING

Bodi mobil yang terkena cat asing bisa membuat pemilik kendaraan khawatir. Apalagi, jika cat tersebut sudah mengering atau terlalu lama menempel pada permukaan kendaraan. 

Cat yang menempel pada bodi mobil masih bisa dibersihkan. Tingkat kesulitannya bergantung pada jenis cat serta berapa lama cat tersebut menempel. Penanganan cat tembok dan cat minyak membutuhkan cara yang berbeda. 

Cat Tembok Lebih Mudah Dibersihkan 

1. Segera Dibersihkan
Cat tembok berbasis air atau water-based umumnya lebih mudah dihilangkan dari permukaan bodi mobil, khususnya jika belum lama menempel. Anda bisa mencucinya dan memanfaatkan clay bar atau paint cleaner. 

Anda dapat mencoba membersihkan permukaan menggunakan metode yang relatif ringan terlebih dahulu. Pencucian bisa menjadi langkah awal sebelum menggunakan clay bar atau paint cleaner. 

2. Sulit Jika Cat Telah Mengering
Namun, kondisi akan berbeda jika cat sudah mengering dan mengeras. Kalau sudah kering keras, tetap biasanya bisa dibersihkan tanpa merusak cat mobil selama dikerjakan dengan benar. 

Artinya, cat tembok yang sudah kering bukan berarti otomatis merusak cat asli mobil. Proses pembersihan tetap perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu lapisan clear coat dan cat.

Cat Minyak Lebih Sulit Dihilangkan 

1. Cat Minyak Punya Karakter Berbeda
Cat minyak atau oil-based memiliki karakter yang berbeda. Jenis cat ini mempunyai daya lekat lebih kuat sehingga proses pembersihannya bisa lebih sulit. Tetapi umumnya masih bisa dihilangkan.

2. Waspada Penggunaan Paint Remover
Penggunaan solvent atau remover perlu diperhatikan karena tidak semua produk aman untuk permukaan cat kendaraan. Setelah cat asing berhasil diangkat, proses polishing dapat dilakukan untuk membantu memperbaiki kondisi permukaan bodi. 

Jangan Dibiarkan Terlalu Lama 

1. Waspada Paparan Sinar Matahari
Selain jenis cat, lama waktu cat menempel juga menjadi faktor penting. Cat yang sudah berada di bodi dalam waktu lama dan terus terkena paparan sinar matahari berpotensi menimbulkan masalah pada lapisan terluar cat. 

2. Noda Tertinggal Susah Dibersihkan
Kalau sudah lama dan terkena panas matahari, risikonya lebih besar meninggalkan noda, stain, atau perbedaan warna pada clear coat. Kondisi tersebut membuat penanganan cat asing sebaiknya tidak ditunda. 

Semakin cepat dibersihkan, semakin kecil kemungkinan cat mengeras dan semakin kuat melekat pada permukaan. Anda juga sebaiknya tidak mengambil jalan pintas dengan menggosok cat secara keras atau menggunakan bahan kimia yang belum tentu aman.

3. Clear Coat Bisa Ikut Rusak
Clear coat maupun lapisan cat asli mobil bisa ikut terdampak jika terkena bahan kimia yang terlalu agresif. Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya menyesuaikan metode pembersihan dengan jenis cat yang menempel dan kondisi permukaan bodi. 

Jika cat sudah terlanjur mengering atau sulit dihilangkan, proses pembersihan sebaiknya dilakukan dengan produk yang memang aman untuk automotive paint dan metode yang tepat.

Solusi Mudah Bersihkan Cat Mobil

Pekerjaan di atas mengandung risiko jika tidak dikerjakan secara hati-hati atau Anda tidak paham ilmunya. Alih-alih bodi mobil bersih, malah memicu masalah baru seperti warna belang atau bodi kusam.

Solusi paling mudah adalah membawa mobil yang terkena cat ke bengkel resmi atau langganan. Bisa juga ke workshop salon mobil. Pihak bengkel akan mencarikan solusi terbaik supaya cat asing hilang dan bodi mobil mengilap kembali.

Daftar Oli Mesin Terbaru PRESTONE yang Memenuhi Standar Ketat ILSAC GF-5

1. PRESTONE 5W-30 API SN
Pelumas terbaru PRESTONE 5W-30 API SN ILSAC GF-5 sangat cocok digunakan untuk kendaraan modern, dengan kapasitas mesin mungil serta dilengkapi turbocharger. Keunggulan tersebut karena pelumas PRESTONE terbaru telah menggunakan aditif terbaik yang ada saat ini.

ECO Guard Technology pada oli PRESTONE mampu memberikan perlindungan optimal pada komponen bergerak di dalam mesin. Sehingga cocok untuk digunakan di Indonesia yang beriklim tropis serta lalu lintas cukup padat.

Tingkat kekentalan tepat untuk iklim tropis, berefek pada suara mesin lebih senyap dan cocok digunakan untuk bensin yang mengandung ethanol.

Sebagai pilihan, produk ini ditawarkan dalam dua varian yaitu PRESTONE 5W-30 API SN ILSAC GF-5 Synthetic dan PRESTONE 5W-30 API SN ILSAC GF-5 Fully Synthetic. Keduanya sudah memenuhi standardisasi API Service SN sebagai API Service tertinggi di Indonesia yang dikeluarkan oleh SNI.

Memenuhi Standar Ketat ILSAC GF-5
Pelumas terbaru PRESTONE juga merujuk kepada ILSAC atau International Lubricants Standardization and Approval Committee. Pengujian yang dibuat ILSAC lebih ketat sebagai standar minimum kebutuhan mesin-mesin mobil produksi Amerika dan Jepang.

Ada empat poin utama sebagai standar dari pengujian ILSAC GF-5 yaitu minim penguapan, tahan penggunaan bahan bakar ethanol hingga 85%, buih busa harus hilang dalam waktu kurang dari 60 detik agar mesin lebih terlindungi, dan konsumsi BBM yang lebih irit.

Dengan memenuhi standar ketat ILSAC GF-5, terbukti bahwa PRESTONE 5W-30 API SN ILSAC GF-5 sanggup menjawab kebutuhan oli mesin mobil-mobil di Tanah Air. Dikarenakan pula minim penguapan, pelumas ini ideal untuk mobil berteknologi turbocharger. 

2. PRESTONE 10W-40 API SN
PT Autochem Industry juga melakukan pengembangan terhadap PRESTONE 10W-40 API SN. API Service pelumas yang sebelumnya menggunakan standar SM, ditingkatkan menjadi SN. Produk ini sangat direkomendasikan bagi mobil-mobil berusia di atas 2 tahun dan sering bekerja berat.

Viskositas dari pelumas beserta kandungan di dalamnya tak hanya cocok untuk mengarungi kemacetan lalu lintas, namun juga memberikan perlindungan maksimal terhadap komponen mesin berkat adanya aditif ECO Guard.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.