Rantai berfungsi meneruskan tenaga mesin ke roda belakang. Kondisi rantai yang aus akan memengaruhi kinerja rantai. Oleh sebab itu, perlu adanya perhatian khusus dan perawatan pada rantai.
Apabila rantai motor terlihat sudah tidak layak, sebaiknya perlu lakukan penggantian untuk menghindari rantai putus di jalan. Periksa kondisi rantai setiap 500 hingga 1.000 kilometer.
Tanda-tanda rantai sudah tidak layak pakai adalah jika sudah mengeluarkan suara berisik, permukaan rantai aus, mudah kendur, tarikan motor terasa berat, dan tenaga motor tidak maksimal.
Rantai motor wajib dirawat agar performa motor tetap prima dan akselerasinya tidak drop. Berikut tips merawat rantai sepeda motor:
1. Periksa Kekencangan Rantai
Kondisi rantai tidak boleh terlalu kencang atau kendur. Kekencangan rantai harus dijaga agar tetap berada di batas yang sudah ditentukan. Rantai yang terlalu kencang akan membebani mesin dan komponen lainnya.
Sementara rantai yang terlalu longgar bisa membuatnya terlepas dan merusak komponen lainnya. Jadi bisa diatur agar tidak kendur atau kencang. Berdasarkan buku petunjuk kendaraan, kekencangan rantai itu berada di rentang 25-35 mm.
2. Periksa Kondisi Rantai Secara Rutin
Anda perlu memeriksa kondisi rantai setiap 500 hingga 1.000 kilometer atau setiap sehabis mencuci motor. Lakukan perawatan dan penggantian di bengkel resmi jika dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi rantai motor.
Tanda-tanda jika rantai motor sudah tidak layak adalah, kondisi rantai tidak rata atau bergelombang, dan kondisi gear sudah tidak lancip alias tumpul.
3. Gunakan Rantai Sesuai Spesifikasi Pabrikan
Gunakan rantai asli sesuai spesifikasi yang dianjurkan, karena pabrikan telah menghitung rasio gigi di mesin dan di roda penggerak. Perubahan ukuran rantai dan jumlah mata gear akan berpengaruh pada performa motor.
Apa Hal Yang Perlu Diperhatikan Jika Sudah Merawat Rutin?
Jika semua tips di atas sudah dilakukan, ada baiknya Anda perlu melakukan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya merawat dan membersihkan rantai motor agar fungsinya tetap optimal:
1. Bersihkan Secara Rutin Dengan Master Chain Cleaner
Rantai motor paling mudah kotor karena lebih sering terkena debu, air dan bahkan lumpur. Rantai yang bersih akan terjaga performanya selalu dalam kondisi prima. Rantai yang kotor akan menyebabkan suara berisik, rantai kering dan menjadi karat serta akan cepat putus.
Maka dari itu, bersihkan komponen tersebut menggunakan Master Chain Cleaner secara rutin. Caranya, semprotkan Master Chain Cleaner ke seluruh komponen rantai dan gear, lalu dilap hingga bersih.
2. Lumasi Rantai dengan Master Chain Lube
Lumasi rantai hingga ke celah mata rantai dengan Master Chain Lube. Langkah ini membuat rantai tidak mudah aus. Selain itu, bisa membantu membersihkan sisa kotoran, debu maupun air yang menempel pada sela rantai.
Jangan lumasi rantai dengan oli bekas, karena malah membuatnya lebih mudah kotor dan tidak awet. Jika dipaksakan melumasi dengan oli bekas, rantai motor akan tetap berisik dan lebih cepat putus karena kotoran masih ada di rantai motor.
Semprotkan Master Chain Lube ke seluruh bagian rantai dan gear, pastikan pelumasan rata dan sepeda motor Anda siap digunakan.
Master Chain Cleaner dan Master Chain Lube adalah pembersih dan pelumas rantai yang dirancang untuk memberikan daya bersih yang cepat dan mengandung formula khusus anti ciprat dengan kinerja tinggi yang memastikan pelumas tetap melekat pada rantai. Cocok untuk semua jenis rantai dengan rantai tipe O-ring.
Produk Master ini dapat dibeli di toko online seperti Tokopedia (Autochem Industry) dan Shopee (Master Official Shop).