TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
14-February-2026

KOMPONEN SEPEDA MOTOR YANG RAWAN KEROPOS AKIBAT SERANGAN KARAT, CUCI BERSIH DI MUSIM HUJAN 

Sekarang sedang tinggi-tingginya musim hujan. Bagi Anda yang sering bermobilitas dengan menggunakan sepeda motor, jangan lupa untuk merawat kendaraan kesayangan. Sebab terdapat beberapa bagian motor yang mudah sekali terkena karat.

Setelah berkendara sepanjang hari, sebaiknya motor mendapatkan perawatan untuk menjaga agar tampilan lebih prima. Segera cuci sepeda motor secara mendetail karena kondisi medan jalan selama perjalanan memungkinkan kotoran, debu, dan lumpur mengendap di sela-sela bagian bawah motor.

Bagaimana jika motor tidak segera dibersihkan? Ada beberapa efek negatif jika sepeda motor tidak dirawat dengan baik. Contoh dampak negatif jika tidak segera dibersihkan, dapat menimbulkan karat yang berbahaya untuk sepeda motor.

Pemicu Serangan Karat
Penyebab karat adalah air hujan yang memiliki kandungan mineral yang tinggi. Air hujan ini punya sifat korosif yang dapat mengikis lapisan cat sepeda motor. Semakin memberatkan karena polusi udara yang tinggi dan tercampur ke dalam air hujan.

Dalam mencuci kendaraan juga bisa menjadi penyebab karat, seperti kualitas air tanah dengan kandungan mineral yang tinggi serta alat cuci dan cairan pembersih yang abrasif, memberi peluang mengikis pelindung cat dan anti karat.

Ada pemilik sepeda motor yang membiarkan bodi khususnya bagian bawah yang lecet atau baret ringan akibat kecelakaan. Padahal, meskipun lukanya hanya sedikit, tapi merupakan pintu masuk karat. Segera perbaiki bodi yang rusak dengan membawanya ke fasilitas perbaikan bodi motor langganan.

Bagian Sepeda Motor yang Rawan Karat

1. Kaki-kaki Khususnya Swing Arm Motor
Komponen ini merupakan bagian dari sistem suspensi yang berfungsi menopang bodi motor. Posisinya terletak di bawah motor, sehingga mudah terkena cipratan air, campuran lumpur, dan pasir. Area ini juga cukup sulit dijangkau ketika motor dicuci sehingga kadang kurang bersih.

2. Sokbreker Motor
Selanjutnya adalah sokbreker. Komponen yang bernama resmi shock absorber ini juga rawan terkena korosi, karena posisinya dekat roda motor sehingga akan sering kena air hujan, lumpur, dan pasir. Waspadalah karena kotoran dapat menempel di per keong dan celah tabung sokbreker yang dapat memicu kebocoran.

3. Knalpot Motor
Bagian yang rawan terkena karat adalah bagian leher knalpot. Kalau knalpot tidak segera dibilas setelah kena kotoran atau air hujan, maka bisa diserang karat.

4. Rantai Motor
Selanjutnya adalah bagian rantai, khususnya buat motor bebek dan sport. Rantai yang jarang dilumasi dan dicuci setelah kena kotoran atau air hujan, juga bisa kena karat, baik sproket maupun rantainya sendiri.

5. Rangka Motor
Sempat viral kasus rangka sepeda motor matic yang karatan, khususnya area di bawah dek pengendara yang memang sangat rawan terkena air kotor. Pada beberapa kasus bahkan dapat membuat rangka atau sasis motor patah.

Pastikan sepeda motor Anda benar-benar bersih setelah perjalanan dengan mencucinya. Pastikan pula kering sempurna untuk mencegah karat muncul, khususnya di bagian yang sulit dijangkau. Perlakuan serupa juga harus diberikan ketika motor dipakai untuk mobilitas setiap hari.

Cara Mencegah Karat Tumbuh
1. Karat dapat dikurangi dengan melakukan perawatan seperti rutin mencuci motor sebagai langkah awal yang krusial. Perhatikan juga lokasi mencuci, jangan di bawah terik matahari yang membuat air cepat menguap padahal kotoran masih tertinggal.

2. Hindari juga mencuci di bawah pohon karena ada risiko terkena getah pohon atau kotoran binatang, atau mencuci di malam hari karena kendaraan susah kering dan menjadi lembab. Gunakan juga alat seperti kain lap kanebo untuk mengelap air dan kain microfiber di tahap finishing agar kering sempurna.

3. Gunakan sikat berbahan plastik dan bahan pembersih non abrasif. Jangan paksakan memakai air tanah yang kurang layak karena memperbesar potensi karat, pastikan tidak ada yang terlewatkan, terutama bagian kolong yang rentan karat.

4. Lakukan inspeksi bodi motor jika ada potensi karat yang ditandai dengan noktah berwarna merah di permukaan logam yang mengelupas saat dikerok. Sebenarnya, lapisan cat di mobil sudah memiliki lapisan pelindung atau anti karat, meski seiring waktu lapisan pelindung bakal terkikis dan memudar.

Gunakan Oli Mesin Motor Matic yang Berkualitas dan Tangguh
MASTER Durability SAE 20W-40 API SL/MB dirancang untuk memaksimalkan daya tahan. Dengan SAE lebih kental, saat kondisi dingin oli tidak akan menyusup ke ruang bakar sehingga mengurangi penguapan oli. Sementara angka 40 merupakan kebutuhan untuk motor standar Yamaha yang juga dapat mencegah penguapan.

Oli tangguh ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan kerja berat seperti ojek online yang sudah memenuhi standar API Service SL. Volume oli 0,8 liter atau 800 ml direkomendasikan untuk matic bermesin hingga 125 cc. Sedangkan versi 0,9 liter cocok untuk pengguna matic Yamaha 155 series seperti Yamaha NMax 155 dan Yamaha Aerox 155.
 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.