TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
21-May-2026

TUTORIAL BELI SEPEDA MOTOR BEKAS SUPAYA BEBAS MASALAH YANG MEREPOTKAN

Membeli motor bekas menjadi pilihan tepat bagi yang mencari kendaraan dengan harga terjangkau. Namun, pilihan ini membawa tantangan tersendiri. Salah satunya adalah dalam memastikan bahwa sepeda motor yang dipilih berada dalam kondisi baik dan bebas dari masalah tersembunyi. 

Motor bekas kerap kali menjadi sasaran penjual untuk dipoles sehingga dapat dijual dengan harga yang tinggi. Sebagai penjual memang sah-sah saja melakukan hal ini, tapi sebagai pembeli Anda juga harus lebih bijak supaya tidak rugi di kemudian hari. Berikut tips beli motor bekas yang aman:

1. Tentukan Jenis dan Merek motor yang Ingin Dibeli
Menentukan jenis dan merek motor yang ingin dibeli adalah langkah awal yang sangat penting dalam proses pembelian motor bekas. Setiap orang tentu punya preferensi masing-masing untuk motor yang akan dipilih. 

Lakukan riset mengenai berbagai merek dan model motor yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Beberapa merek mungkin dikenal dengan keandalan dan performanya, sementara yang lain lebih ekonomis. Baca ulasan pengguna dan ahli untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap merek dan model.

2. Cek Harga Terupdate
Lakukan riset untuk mengetahui harga pasar motor bekas dari merek dan model yang Anda minati. Bisa menggunakan situs jual beli motor, forum otomotif, atau aplikasi yang menyediakan data harga kendaraan bekas. 

Jangan melakukan pembelian secara impulsif, meluangkan waktu dengan riset lebih lama jauh lebih baik dibanding termakan iklan. Anda dapat membandingkan harga motor dengan spesifikasi yang serupa untuk menentukan harga wajar.

3. Pilih Tempat Pembelian Terpercaya
Walau Anda berencana untuk membeli motor bekas, pastikan juga tempat pembelian tersebut terpercaya. Jangan asal melakukan pembelian di tempat yang hanya menawarkan harga murah saja. Dealer resmi biasanya menawarkan motor bekas yang telah diperiksa dan sering dilengkapi garansi.

4. Cek Kondisi Fisik Motor
Kondisi fisik motor merupakan bagian yang paling terlihat apabila Anda ingin melakukan pemeriksaan. Periksa bodi motor untuk mencari tanda-tanda kerusakan seperti goresan, penyok, atau karat. Kerusakan eksternal bisa menjadi indikasi masalah yang lebih besar di dalam motor.

Selain itu juga periksa rangka motor untuk memastikan tidak ada retak atau kerusakan struktural. Kerusakan pada rangka dapat mempengaruhi keselamatan dan stabilitas motor. Pastikan tidak ada sambungan yang longgar atau bekas las yang tidak rapi.

5. Cek Oli Mesin Motor
Gunakan dipstick atau kaca pengukur oli (jika tersedia) untuk memeriksa level oli. Oli harus berada pada level yang sesuai dengan indikator yang tertera. Jika level oli terlalu rendah, ini bisa menunjukkan kebocoran atau perawatan yang tidak memadai.

Oli mesin biasanya berwarna coklat tua atau hitam setelah digunakan. Pelumas yang bersih dan jernih menunjukkan bahwa oli baru diganti. Cairan yang sangat hitam atau kotor mungkin menandakan bahwa oli belum diganti dalam waktu lama.

6. Cek Kelengkapan Surat Bermotor
Surat-surat ini penting karena menjadi syarat administrasi dalam perawatan berkelanjutan. Pertama ada STNK yang menjadi dokumen utama untuk menunjukkan bahwa motor terdaftar secara sah. Pastikan STNK asli dan bukan fotokopi.

Selanjutnya adalah BPKB yang menunjukkan bukti kepemilikan motor secara resmi. Selain itu juga motor tidak memiliki tunggakan pajak. Tanyakan kepada penjual tentang status pajak kendaraan dan cek melalui situs web atau kantor pajak setempat.

7. Cek Jarak Tempuh
Semakin kecil angka pada jarak tempuh maka semakin baik mesin motor, begitupun sebaliknya. Odometer menjadi alat yang menunjukkan jarak tempuh motor. Pastikan odometer berfungsi dengan baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda pemalsuan.

Bandingkan kilometer dengan kondisi fisik motor untuk memastikan kesesuaiannya. Motor dengan kilometer rendah biasanya dalam kondisi fisik yang lebih baik. Periksa buku servis yang memberikan informasi tambahan tentang jarak tempuh dan perawatan pada motor.

8. Cek Nomor Rangka dan Mesin
Memeriksa nomor rangka dan mesin motor bekas jadi langkah penting untuk memastikan keaslian dan status legal kendaraan. Nomor rangka (VIN) dan nomor mesin biasanya terletak di area tertentu pada motor, serta Anda dapat menemukan dan membacanya dengan jelas.

Pastikan nomor rangka dan nomor mesin yang tertera pada motor sesuai yang tercantum pada STNK dan BPKB. Selain itu, periksa nomor rangka dan mesin tidak diubah, terhapus, atau dihapus. Nomor yang tampak rusak atau tidak jelas bisa menandakan bahwa motor pernah mengalami masalah serius.

9. Tes Menyalakan Mesin
Dengarkan suara mesin saat dinyalakan. Mesin yang sehat biasanya beroperasi dengan halus tanpa suara aneh seperti berisik, ketukan, atau bunyi logam. Periksa juga kemudahan proses menyalakan mesin. Mesin yang sulit dinyalakan menunjukkan masalah dengan sistem pengapian atau bahan bakar. 

Penting juga memperhatikan warna dan jumlah asap yang dikeluarkan dari knalpot saat mesin dinyalakan. Asap berwarna putih, biru, atau hitam dapat mengindikasikan masalah tertentu. Apalagi kalau ternyata jumlah asapnya terbilang banyak.

10. Periksa Kondisi Roda
Periksa kedalaman telapak ban dan keausan. Anda bisa menggunakan alat pengukur kedalaman telapak ban untuk memastikan kedalaman telapak masih memadai. Ban dengan telapak yang aus atau tidak rata dapat mempengaruhi traksi dan keselamatan.

Pelek harus bebas dari penyok, retak, atau kerusakan lainnya. Kerusakan pada pelek dapat mempengaruhi keseimbangan roda dan keselamatan berkendara. Jangan lupa untuk memeriksa kondisi kampas rem dan cakram. Kampas rem yang aus atau cakram yang tidak rata dapat mempengaruhi rem motor.

11. Periksa Fungsi Speedometer
Memeriksa fungsi speedometer motor bekas sangat penting untuk memastikan bahwa alat pengukur kendaraan berfungsi dengan baik dan akurat. Anda perlu memastikan tampilan speedometer bersih dan tidak ada kerusakan pada layar atau jarum. 

12. Periksa Sistem Kelistrikan
Kelistrikan motor yang baik menunjukkan bahwa semua komponen elektronik berfungsi dengan baik dan tidak ada masalah yang dapat mempengaruhi kinerja atau keselamatan. Aki menjadi komponen kunci dalam sistem kelistrikan motor. Pastikan aki dalam kondisi baik dan tidak ada korosi pada terminal.

Perhatikan juga apakah starter motor berfungsi dengan baik saat dinyalakan. Starter yang tidak berfungsi dapat menandakan masalah pada sistem kelistrikan. Pastikan semua koneksi kabel dan soket terhubung dengan baik dan tidak ada kabel yang longgar atau rusak.

13. Lakukan Test Ride
Setelah pemeriksaan, langkah penting berikutnya adalah melakukan test ride untuk memastikan motor berfungsi dengan baik dan sesuai harapan. Saat mengendarai motor, perhatikan performa mesin dan transmisi untuk memastikan semuanya berfungsi dengan lancar.

Saat melakukan test ride, pastikan semua komponen yang sudah Anda periksa juga berfungsi dengan baik. Setelah selesai, periksa apakah ada kebocoran cairan atau masalah lainnya yang mungkin timbul.

Gunakan MASTER Radiator Coolant Untuk Menjaga Kondisi Radiator Sepeda Motor

MASTER Radiator Coolant dirancang untuk iklim tropis agar mampu memberikan performa maksimal pada mesin kendaraan. Campuran Ethylene Glycol yang tepat pada MASTER Radiator Coolant membuat transfer panas mesin tetap optimal dan titik didih meningkat menjadi 104°C pada tekanan 1 atm sehingga cocok untuk kendaraan di iklim tropis.

Aditif anti karat akan menjaga sistem pendinginan mesin dari korosi. Begitu pun dengan elastisitas material karet yang akan mencegah terjadinya kebocoran pada sistem. Air yang digunakan sebagai pelarut dari seluruh aditif telah dimurnikan sehingga tidak ada lagi kandungan logam atau zat mineral yang dapat merusak radiator.

Tersedia dalam dua warna pilihan - RED dan GREEN – membuat konsumen dapat menyesuaikan dengan kebutuhan di kendaraannya. Begitu pun dengan kemasan yang tersedia dalam pouch dan botol 1 liter, hingga gallon.

Pakai Oli Mesin MASTER Durability SAE 20W-40 API SL/MB

Oli mesin MASTER Durability SAE 20W-40 API SL/MB dirancang untuk memaksimalkan daya tahan. Dengan SAE lebih kental, saat kondisi dingin oli tidak akan menyusup hingga ke ruang bakar. Sementara angka 40 merupakan kebutuhan untuk motor standar Yamaha. Oli tangguh ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan kerja berat seperti ojek online.

MASTER Durability sudah memenuhi standar API Service SL. PT Autochem Industry menyediakan dalam dua varian yaitu 0,8 liter dan 0,9 liter. Volume oli 0,8 liter atau 800 ml direkomendasikan untuk matic bermesin hingga 125 cc. Sedangkan versi 0,9 liter cocok untuk pengguna matic Yamaha 155 series seperti Yamaha NMax 155 dan Yamaha Aerox 155.
 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.