Musim kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih kering dan lama sehingga berpotensi menimbulkan berbagai masalah. Anda harus menjaga kondisi mobil supaya tidak terganggu ketika musim kemarau yang panas ini melanda.
Mengapa Pemilik Mobil Wajib Waspada di Musim Kemarau?
Di musim kemarau yang panjang, ada 2 potensi masalah besar: suhu lingkungan yang tinggi dan debu dimana-mana. Mobil harus bekerja ekstra keras karena suhu udara yang panas dan kering serta banyak debu sehingga bebannya semakin berat.
Anda wajib memperhatikan beberapa hal untuk mencegah masalah seperti kerusakan komponen, mesin boros bensin, atau mogok karena tidak sanggup beradaptasi dengan baik.
Ganti Oli Mesin Secara Teratur
• Fungsi utama oli mesin adalah sebagai pelumas antar komponen mesin yang saling bergesekan untuk mengurangi risiko aus sehingga mesin dapat bekerja secara optimal.
• Tidak kalah penting, oli juga membantu mendinginkan mesin dari panas yang timbul akibat gesekan antar komponen.
• Panas yang diserap akan diteruskan oleh oli mesin ke dinding blok mesin untuk selanjutnya dilepaskan keluar.
• Pastikan oli mesin dan transmisi tetap terjaga kualitasnya dengan menggantinya secara berkala di bengkel resmi atau langganan.
Waspada Debu yang Sangat Mengganggu
• Masalah lain yang tidak kalah berbahaya adalah debu yang bertebaran akibat curah hujan sangat rendah selama musim kemarau.
• Debu membuat bodi mobil kotor sehingga harus rutin dibersihkan.
• Debu yang masuk ke dalam kabin mobil yang dapat memicu penyakit saluran pernapasan.
• Hati-hati ketika membersihkan debu karena berisiko membuat bodi mobil baret.
• Debu dapat menyusup dan mengganggu kinerja komponen mekanis, seperti masuk ke dalam tabung shock absorber dan sambungan komponen kemudi, atau mengganggu kerja sensor-sensor yang berada di tempat terbuka.
Bagaimana dengan Cairan Kendaraan?
• Cairan kendaraan cukup aman dari debu karena sistemnya tertutup.
• Ketika salurannya bocor, seperti ada seal atau tutup pengisian rusak, debu akan masuk dan merusak formula kimia cairan mobil.
• Lakukan servis berkala untuk memastikan debu tidak menghambat performa mobil.
• Saat servis berkala, filter yang mendukung kinerja cairan seperti oli mesin juga akan dicek dan diganti. Termasuk filter udara dan bahan bakar.
Periksa Kondisi Radiator Mesin
Cairan radiator akan bersirkulasi lewat blok mesin untuk melepaskan panas yang tercipta. Ada berbagai komponen berperan, seperti radiator, kipas pendingin radiator, tutup radiator, thermostat, tabung cadangan cairan radiator, selang dan sambungan, serta radiator coolant.
Semua komponen penting tersebut memastikan suhu kerja mesin berada di level ideal sehingga tidak terlalu dingin (overcool) atau terlalu panas (overheat). Terlalu dingin membuat mesin boros dan tidak bertenaga, sementara overheat membuat komponen mesin rusak bahkan mogok.
Pastikan radiator coolant tidak habis dan dapat bersirkulasi dengan baik untuk melepaskan panas mesin. Pastikan tidak ada sumbatan dan kebocoran, waspada kalau airnya keruh atau berlumut.
Bikin Kabin Mobil Nyaman
Buat Anda yang memiliki mobilitas tinggi di siang hari, suhu udara panas yang masuk ke dalam kabin mobil pasti sangat mengganggu. Pastikan kaca film dalam kondisi prima untuk mencegah sinar matahari masuk.
Sistem AC mobil harus dapat bekerja dengan baik sehingga suhu kabin selalu sejuk. Anda bisa memeriksa kondisi filter kabin supaya evaporator tidak mudah kotor dan gagal membuat dingin udara kabin.
Termasuk membersihkan kondensor di depan ruang mesin dari kotoran yang menghambat pelepasan panas freon. Selebihnya, serahkan tugas perawatan AC mobil kepada bengkel resmi atau langganan.
Gunakan Prestone Brake Fluid DOT 4 Untuk Berkendara di Cuaca Panas
Prestone adalah cairan rem yang memberikan kinerja optimal dalam sistem pengereman mobil listrik. Formula khusus membuat gejala vapor lock dapat dicegah saat rem bekerja keras dan titik didihnya tidak mudah turun akibat oksidasi, guna mencegah rem gagal berfungsi di tengah cuaca panas yang berat.
Diproduksi untuk wilayah tropis, cairan rem berkualitas ini memiliki kadar air di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 0,3%. Bahkan, penurunan performa akibat iklim tropis yang mencapai kelembapan hingga 80% pada produk Prestone yang masih tersegel pun tidak terjadi.
Cairan rem Prestone diyakini tahan lebih lama dan memberikan nilai keselamatan yang lebih tinggi karena formula sintetis yang sesuai kebutuhan kendaraan di sini. Prestone turut memberikan perlindungan korosi untuk semua logam dalam sistem rem, cocok untuk rem cakram dan tromol, serta bersinergi dengan fitur-fitur penting seperti ABS.
MASTER Radiator Coolant Sesuai Untuk Mobil Baru di Indonesia
MASTER Radiator Coolant dirancang untuk iklim tropis karena memiliki titik didih yang lebih tinggi dari air murni namun transfer heat tetap optimal. Selain itu, MASTER Radiator Coolant juga sudah diberi aditif untuk mereduksi potensi munculnya karat pada radiator.
MASTER Radiator Coolant menjaga kadar PH (Potential Hydrogen) dalam kondisi basa agar efektif menekan terbentuknya karat. Formula khusus pada MASTER Radiator Coolant telah melewati beragam pengujian dan proses formulasinya dilakukan secara mandiri di laboratorium internal Autochem Industry.
MASTER Radiator Coolant Untuk Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
Teknologi elektrifikasi pada mobil listrik dan mobil hybrid juga menjadi perhatian PT AI. MASTER Radiator Coolant Gold didesain agar mampu menjaga suhu kerja komponen elektrifikasi seperti baterai, motor listrik, dan inverter agar tidak terjadi degradasi.
Khususnya baterai tegangan tinggi yang sangat sensitif terhadap suhu lingkungan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Untuk mesin bensin dan diesel berteknologi katup variabel dan turbo intercooler, cairan ini dapat menangani kebutuhan menjaga suhu kerja dengan baik.
Pilihan Varian MASTER Radiator Coolant: MASTER Radiator Cool, MASTER Radiator Coolant Premixed, dan MASTER Radiator Coolant Gold.