TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
11-September-2026

TANDA-TANDA RADIATOR MOBIL RUSAK, MASTER RADIATOR COOLANT GOLD 50/50 COCOK UNTUK MOBIL LISTRIK DAN MOBIL HYBRID

Radiator berisi cairan atau air yang mengontrol panas pada mesin mobil sehingga dapat bekerja dengan baik. Radiator rusak dapat membuat kinerja mesin terganggu, bahkan membuatnya jebol dan harus turun mesin untuk perbaikan total.

Apa Sebab Radiator Mesin Mobil Rusak?

Penyebab radiator mobil bermasalah karena penumpukan kotoran seperti debu, karat, dan kerak, juga kebocoran selang, tutup, dan radiator itu sendiri, serta komponen pendukung rusak seperti water pump, thermostat, kipas radiator, dan fan belt.

Selain itu, cairan pendingin tidak sesuai kurang, dan radiator yang sudah aus akibat usia atau overheat berulang, dapat menghambat sirkulasi dan pendinginan, menyebabkan mesin cepat panas. 

Tanda-Tanda Radiator Mobil Rusak 

1. Cairan Radiator Habis
Cairan pendingin yang selalu habis bisa disebabkan karena ada kebocoran pada sistem pendingin mesin. Kebocoran pada radiator bisa disebabkan karena radiator pernah mengalami benturan, karat, atau sambungan lepas.

2. Selang Input Radiator Bocor
Masalah selang input sering bocor biasanya merupakan tanda ada masalah di dalam radiator. Jika proses pendinginan di dalam radiator lancar, biasanya tidak ada masalah, kecuali ada sumbatan di salurannya.

3. Air Menetes di Bawah Radiator
Cairan radiator yang bocor biasanya akan terlihat posisinya dengan melihat tetesan air di bawah mesin saat parkir di garasi rumah. Perhatikan apakah ada tetesan air. Kalau benar ada kebocoran, segera cari sumbernya dan diperbaiki.

4. Permukaan Radiator Berkarat
Permukaan radiator terhalang kondensor AC di depan dan kipas pendingin di belakang. Anda bisa mencari celah di sekitar kipas pendingin untuk melihat permukaan radiator. Gunakan senter untuk menemukan apakah ada korosi atau rembesan air.

5. Tutup Radiator Berlumpur
Air radiator yang tidak pernah diganti biasanya akan timbul endapan lumpur yang berpotensi menyumbat saluran radiator. Bila ada lumpur di tutup dan leher radiator, bisa dipastikan sudah saatnya Anda menguras air radiator untuk mencegah kerusakan.

6. Lumut di Tangki Cadangan Radiator
Kalau sampai terlihat lumut, berarti Anda tidak pernah merawat radiator mobil. Endapan lumpur dan lumut akan menyulitkan jika terbawa oleh sistem sirkulasi radiator karena bakal menyumbat saluran.

7. Mesin Mobil Overheat
Kalau sudah parah dan tidak diperbaiki, mesin mobil akan mengalami overheat. Kondisi ini muncul bisa karena kipas radiator tidak berfungsi atau cairan radiator habis atau tersumbat total. Atau bisa pula lantaran sistem sirkulasi di dalam radiator bermasalah seperti tersumbat atau bocor.

MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 Cocok Untuk Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Sistem pendingin mesin bensin yang optimal sangat dibutuhkan oleh mobil hybrid. Selain itu, komponen elektrifikasi seperti baterai, inverter, dan motor listrik membutuhkan pendingan yang dapat menjaga suhu kerjanya. 

Pemilihan pendingin udara atau cairan tergantung dari desain dan kebutuhan produsen kendaraan. Untuk lebih jelas, Anda dapat mempelajari buku manual kendaraan atau diskusi dengan pihak bengkel resmi.

MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 memiliki pilihan komposisi glycol 50%. Zat ini menaikkan titik didih coolant agar tidak cepat menguap, menurunkan titik beku, serta menjaga suhu kerja mesin tetap stabil di rentang yang ditentukan. 

Dengan temperatur kerja baterai mobil listrik di kisaran 20-40 derajat celcius, radiator coolant ini sangat pas sebagai media transfer heat yang optimal supaya awet. Karena jika temperatur terlalu rendah, energi yang dihasilkan baterai lebih sedikit. Tapi kalau suhu baterai berlebih, efisiensinya akan menurun drastis. 

Sama dengan suhu kerja komponen elektrifikasi lainnya seperti motor listrik dan inverter yang tetap terjaga berkat keandalan MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 dalam menangkap dan melepaskan panas dengan cepat dan efisien.

Begitu juga ketika harus menjaga suhu kerja mesin bensin pada mobil hybrid, radiator coolant untuk mesin modern ini juga dapat diandalkan. 

Kandungan OAT (Organic Acid Technology) berbahan dasar organik yang ramah lingkungan, bereaksi secara kimiawi hanya pada area logam yang membutuhkan perlindungan, guna mencegah karat tanpa menggunakan bahan berbahaya. 

Aditif organik pada OAT tidak cepat habis dikonsumsi dan tidak meninggalkan jejak endapan atau kerak yang dapat menyumbat saluran radiator dan memicu karat yang dapat mengakibatkan mesin overheat. Hal ini disebabkan oleh tidak ada kandungan zat silikat, nitrit, nitrat, borat, amina, dan fosfat. Penggunaan bahan OAT memberikan dampak positif yaitu minim penguapan sehingga usia pakai coolant lebih lama. 

Selain dimanfaatkan oleh mobil listrik dan mobil hybrid, MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 cocok untuk mesin-mesin ICE modern berteknologi turbo, direct injection, katup variabel, dan lainnya dengan spesifikasi sesuai standar pabrikan mobil.

Kelebihan MASTER Radiator Coolant Gold 50/50:
- Titik didih 129 derajat Celcius di tekanan tutup radiator 1,1 bar
- Sesuai spesifikasi pabrikan kendaraan (OEM)
- Menggunakan Organic Acid Technology (OAT)
- Usia pakai radiator coolant tahan lama
- Minim penguapan
- Ditambah aditif anti korosi
- PH basa
- Perlindungan pada seal water pump.
 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.