TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
03-April-2020

RAWAT REM ABS MOTOR DENGAN MENGGANTI CAIRAN REM SECARA BERKALA

Dalam beberapa kasus di Yamaha NMax ABS adalah kerusakan terjadi pada modulnya. Salah satu penyebabnya adalah kelalaian dalam mengganti cairan rem secara berkala.

Seperti kita ketahui bahwa brake fluid atau cairan rem ini memiliki sifat higroskopis alias mudah menyerap uap air. Dengan kelembaban udara di Indonesia yang mencapai 60% - 80% membuat cairan rem perlu diganti setiap setahun sekali.

     Apalagi material resevoir (tabung cairan rem) orisinil motor menggunakan logam sehingga kondensasi kian mempercepat air masuk ke dalam sistem rem. Nah, jika air sudah masuk, berat jenis air akan bergerak turun ke modul ABS, dimana di dalam modul ini akan ada jalur berliku sehingga air akan mengendap.

     

Kebayang dong Sob, saat sistem ABS bekerja dengan cara menekan dan melepas tekanan rem ke kaliper saat ban terdeteksi kehilangan daya cengkeramnya, air akan merusak sistem sehingga beban motor ABS kian berat akibat hadirnya karat (korosi) di dalam saluran rem.

    Jika dibiarkan, otomatis kebutuhan listrik agar modul ABS dapat bekerja kian besar. Alhasil, panas pun terjadi, sehingga bisa menghasilkan korsleting alias hubungan singkat. 

     Cerita berbeda jika pada motor non-ABS. Dimana air akan lebih mudah turun ke kaliper rem sehingga konsekuensinya, korosi akan terjadi pada piston di kaliper rem. 

      Efek lanjutannya adalah pergerakan piston di kaliper rem terganggu sehingga gesekan kampas dengan cakram akan terjadi terus menerus, dan berujung pada overheat sebagai penyebab rem blong.

    So... Ganti cairan rem secara berkala ya Sob.. Minimal setahun sekali, agar terhindar dari kerusakan modul ABS dan terhindar dari rem blong.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2020, Hak cipta dilindungi Undang-undang.