TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
19-December-2022

KOMPONEN RUSAK AKIBAT ABU VULKANIK

Hati-hati Komponen Mobil Rusak Akibat Abu Vulkanik Letusan Gunung Berapi, Begini Cara Mencegahnya

Bencana alam seperti gunung berapi meletus atau erupsi dapat terjadi kapan saja.
Apalagi Indonesia dikenal berada di lokasi yang rawan bencana alam seperti gunung meletus atau gempa bumi.
Anda harus waspada terhadap abu vulkanik dari letusan gunung berapi karena membawa dampak buruk pada mobil. 
Abu vulkanik memiliki tingkat ketajaman tinggi seperti pecahan kaca karena mengandung bahan silika yang juga bersifat korosif. 

Berikut daftar komponen mobil yang berisiko rusak akibat abu vulkanik dan upaya mencegahnya dari kerusakan.
1. Kaca Mobil
Abu vulkanik akan meninggalkan baret di kaca yang dalam dan sulit dihilangkan jika langsung dibersihkan.
Semprot kaca dengan air pembersih wiper hingga luruh sebelum menyekanya.
Kalau belum mampu menghilangkan abu, Anda bisa membawa jeriken berisi air bersih untuk disiram bila sudah terlalu kotor. 
Saat mencuci mobil, semprot dulu kaca mobil dengan air bertekanan agar abu vulkanik turun dan tidak ada yang menempel.

2. Bodi Mobil
Jangan pernah membersihkan bodi mobil dengan kain lap basah sekalipun karena risikonya sama dengan kaca mobil.
Siram dulu bodi mobil dengan air mengalir untuk membuat abu vulkanik turun. 
Hati-hati risiko karat akibat sifat dari debu vulkanik yang korosif, khususnya di bodi mobil yang ada bekas tabrakan. 
Segera bilas bodi mobil dengan air mengalir setelah dipakai.

3. Filter Udara
Filter udara lebih cepat kotor ketika abu vulkanik ikut masuk. 
Partikel abu yang halus, tajam, dan korosif sangat membahayakan mesin mobil. 
Segera cek filter udara setelah pemakaian dan ganti jika sudah kotor untuk mencegah masalah. 

4. AC Mobil
Jangan kaca mobil saat melintasi wilayah yang terdampak abu vulkanik. 
Abu yang masuk akan terbawa ke dalam sirkulasi AC mobil dan menghambat aliran udara sehingga merusak perangkat AC. 
Apalagi potensi bahaya ketika udara AC yang tercampur debu terhirup oleh penumpang. 
Segera bersihkan kabin mobil setelah melewati daerah terdampak abu vulkanik, terutama area dasbor dan kolong dek depan sebagai tempat sirkulasi AC mobil.
Jangan lupa membersihkan atau mengganti filter kabin untuk menyaring udara AC yang masuk ke dalam kabin mobil.

5. Rem Mobil
Abu akan menempel di piringan rem cakram dan menjadi masalah ketika kampas rem menekan karena akan membuat permukaannya baret. 
Gesekan dengan kampas rem akan membuat permukaan teromol rem tergores dan menurunkan performa, bahkan dapat macet dan rusak.
Lakukan pengecekan dan pembersihan komponen rem, termasuk saluran cairan rem dari potensi kemasukan abu vulkanik yang dapat membuat rem blong.

6. Sensor dan Cairan Mobil
Komponen lain yang terkena dampak buruk abu vulkanik adalah sensor-sensor yang sensitif kotoran dan mengganggu kontrol elektronik mobil. 
Seperti gagalnya sensor pada sistem rem yang membuat fitur ABS tidak dapat bekerja dengan baik. 
Abu vulkanik juga bisa masuk ke dalam wadah dan saluran cairan mobil seperti cairan rem atau air radiator. 
Formula kimia di dalam cairan akan rusak dan membuatnya tidak bisa bekerja dengan baik.
Segera bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan lebih lengkap jika terdampak abu vulkanik.

7. Gunakan Cairan Mobil Berkualitas
Untuk Anda yang tinggal di wilayah terdampak abu vulkanik, segera ganti cairan mobil dengan produk berkualitas untuk menjaga performanya.
Jangan tunggu sampai mobil bermasalah, seperti rem blong atau mesin overheat karena sistemnya kemasukan debu vulkanik.
Cairan rem yang bekerja dengan baik akan memastikan mobil Anda dapat menghentikan laju dengan cepat dan akurat.
Pastikan berbagai fluida lain seperti air radiator, oli matic, oli gardan, dan oli transmisi selalu dalam kondisi prima.
Ganti cairan kendaraan dengan produk Autochem Industry secara rutin supaya kualitasnya terjaga.

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.