TIPS & TRIK
TIPS & TRIK
01-June-2023

SEGERA PERIKSA, INI TANDA RADIATOR SEPEDA MOTOR BERMASALAH

Mesin sepeda motor, baik matic, bebek, atau sport, ada yang menggunakan pendingin udara atau pendingin cairan. Pendingin udara mengandalkan udara yang berembus dari depan mesin. Sementara untuk pendingin cairan menggunakan radiator seperti halnya pada mesin mobil.

Radiator melepaskan panas yang dihasilkan dari mesin untuk dibuang ke udara luar. Bahan utamanya terbuat dari aluminium, yang terdiri dari banyak pipa aluminium disertai sirip pendinginan. Komponen lainnya adalah tutup radiator, tangki cadangan, kipas radiator, selang radiator, water pump, thermostat, dan cairan pendingin atau radiator coolant.

Radiator memiliki fungsi penting untuk menjaga kinerja motor tetap optimal, namun kerap kurang diperhatikan. Sehingga mesin motor overheat dan akhirnya jebol jika dibiarkan. Berikut penjelasan mengenai tanda-tanda radiator motor bermasalah dan cara memeriksanya.

Tanda-tanda Radiator Sepeda Motor Bermasalah
1. Sirip radiator rusak karena terbentur batu dan kerikil sehingga jalur cairan pendingin tersumbat.
2. Thermostat tidak berfungsi.
3. Tekanan tutup radiator lemah.
4. Saluran radiator tersumbat karena karat atau kerusakan pada komponen sistem pendingin.
5. Selang radiator getas dan retak sehingga mengalami kebocoran.
6. Kipas radiator tidak berfungsi.
Jika hal tersebut terjadi, maka mesin bisa mengalami overheat ditandai dengan indikator suhu mesin yang menyala. Penyebabnya adalah air radiator tidak bersirkulasi dengan baik atau air radiator berkurang bahkan habis karena sistem pendingin mesin bocor. Ada pula kasus di mana radiator coolant meluap pada tabung reservoir.

Langkah Pemeriksaan Radiator Sepeda Motor
1. Cek kondisi sirip-sirip radiator. Jika kotor, segera bersihkan. Kalau sampai ada sirip patah atau rusak, segera ganti radiator untuk mengembalikan fungsinya.
2. Periksa ketinggian air radiator pada tanki reservoir (cadangan), dan tambah jika kurang. Jangan menggunakan air mineral, gunakan selalu radiator coolant seperti MASTER Radiator Coolant yang terjamin performanya.
3. Cek jalur dan selang radiator apakah terdapat kebocoran. Segera ganti selang dan sambungan yang menyebabkan kebocoran.
4. Cek kondisi air radiator, berubah warna atau tidak. Jika berwarna keruh, segera kuras dan ganti cairan radiator meskipun belum saatnya diganti.
5. Cek kondisi tutup radiator, sudah kencang, ada bocor, berubah bentuk (penyok) atau tidak. Kebocoran pada tutup radiator membuat tekanan dalam sistem sirkulasi cairan pendingin turun sehingga tidak dapat menyalurkan cairan dengan baik, bahkan lambat laun cairan radiator akan menguap dan habis.
6. Sekaligus periksa kondisi thermostat yang mengatur sirkulasi cairan pendingin mesin sehingga tetap berada pada suhu ideal. Tujuannya supaya mesin tidak overheat maupun over cooling yang mengakibatkan kinerjanya turun.
7. Merupakan cara paling mudah, air radiator bocor pasti akan terlihat letaknya karena akan menetes ke bawah. Sekarang coba perhatikan di bawah motor Anda, apakah ada tetesan air tepat di bawah radiator? Segera ganti radiator jika tetesan air berasal dari sana.
8. Selang input biasanya terletak di atas tangki radiator untuk mengantarkan air bersuhu tinggi dari mesin ke radiator. Jika ada sumbatan di saluran tersebut, akan menahan laju air pendingin dari mesin ke radiator. Sehingga tekanan pada selang input radiator akan naik dan bocor.
9. Jangan lupa mengecek permukaan radiator dari risiko karat yang mulai muncul. Atau juga bisa lihat penampang bagian bawah tangki radiator dari arah kolong sepeda motor. Dari situ bisa terlihat jika sudah tumbuh karat akibat korosi.

Gunakan MASTER Radiator Coolant Untuk Menjaga Kondisi Radiator
MASTER Radiator Coolant dirancang untuk iklim tropis agar mampu memberikan performa maksimal pada mesin kendaraan. Campuran Ethylene Glycol yang tepat pada MASTER Radiator Coolant membuat transfer panas mesin tetap optimal dan titik didih meningkat menjadi 104°C pada tekanan 1 atm sehingga cocok untuk kendaraan di iklim tropis.

Aditif anti karat akan menjaga sistem pendinginan mesin dari korosi. Begitu pun dengan elastisitas material karet yang akan mencegah terjadinya kebocoran pada sistem. Air yang digunakan sebagai pelarut dari seluruh aditif telah dimurnikan sehingga tidak ada lagi kandungan logam atau zat mineral yang dapat merusak radiator.

Tersedia dalam dua warna pilihan - RED dan GREEN – membuat konsumen dapat menyesuaikan dengan kebutuhan di kendaraannya. Begitu pun dengan kemasan yang tersedia dalam pouch dan botol 1 liter, hingga gallon.
 

Gatot Subroto KM 7 Jatake, Jati Uwung Tangerang, Banten 15136
+62(21)5900131
Sales[at]autochemindustry.com
Unicall 0-807-1-799-799

© Autochem Industry 2026. Maintained by kreasimaya. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.