Viral di social media banyak mobil tidak sanggup melewati tanjakan spongebob. Meskipun tampak mudah, Anda wajib tahu trik atau cara aman berkendara di jalan menanjak. Sama halnya Anda tidak meremehkan ketika melewati jalan menurun.
Anda tidak bisa hanya mengandalkan rem mobil karena dapat membuatnya gagal beroperasi jika dipaksakan. Seperti rem mobil blong hingga nyelonong tidak terkendali di jalan menurun sehingga memicu kecelakaan.
Mobil Transmisi Manual
Anda bisa menggunakan gigi rendah seperti gigi 3 kalau tidak terlalu curam atau gigi 2 kalau lumayan curam dan panjang. Tujuannya supaya bisa memanfaatkan efek engine brake yaitu kecepatan mobil tertahan oleh putaran mesin.
Meskipun jalan kosong, jangan gunakan gigi tinggi karena laju mobil akan semakin cepat dan sulit dikendalikan. Apalagi kalau sampai memindahkan transmisi ke N (Netral) yang membuat mobil semakin kencang dan tidak bisa dikendalikan.
Jangan pernah pula mematikan mesin dengan alasan supaya hemat karena membuat rem mobil tidak dapat berfungsi. Rem tetap bisa digunakan untuk membantu mengatur kecepatan mobil atau dalam kondisi darurat, tapi jangan diandalkan sepenuhnya karena berisiko overheat.
Rem Mobil Matik di Jalan Menurun
Anda tetap boleh menggunakan rem, namun harus diatur supaya efektif dan tidak membuat rem overheat. Manfaatkan efek engine brake atau pengereman mengandalkan putaran mesin untuk mengendalikan kecepatan mobil.
Masalahnya, efek engine brake pada mobil matik atau otomatis tidak sebaik mobil transmisi manual. Meskipun demikian, Anda tetap dapat menyiasatinya dengan aman asalkan tetap tenang dan fokus.
Mobil Transmisi Otomatis
Caranya mirip dengan mobil transmisi manual, Anda hanya perlu memindahkan posisi tuas transmisi dari D ke 3 atau 2. Tuas D pada mobil matik kurang memberikan efek engine brake sehingga mobil bisa melaju lebih cepat jika melintasi turunan panjang atau curam.
Ketika tuas transmisi digeser ke 2, transmisi akan bekerja secara otomatis hanya pada gigi 1 dan 2 dan tidak naik ke 3 apapun yang terjadi. Kalau dibutuhkan, seperti ketika menemukan turunan sangat curam, geser tuas transmisi ke 1 untuk menahan laju mobil.
Transmisi otomatis akan membantu menahan laju mobil dari potensi meluncur tidak terkendali. Imbangi pula dengan injakan pada pedal rem untuk membantu mengurangi kecepatan mobil. Jika sudah bertemu jalan datar, kembalikan posisi transmisi ke D agar dapat melaju normal.
Mobil Transmisi CVT
Sistem transmisi akan belajar melihat kondisi jalan dan memberikan rasio sabuk baja yang pas dalam membantu memberikan efek engine brake. Tapi kalau kecepatan mobil sudah tidak sanggup ditahan, Anda bisa pindahkan gigi ke M atau manual.
Gunakan Cairan Mobil PRESTONE dan MASTER
Banyak komponen kendaraan tergantung kepada kualitas fluida supaya dapat bekerja optimal di segala kondisi jalan, seperti jalan menurun. Mobil membutuhkan cairan pendingin andal supaya mesin tidak overheat dan cairan rem yang berkualitas supaya rem tidak blong di kondisi berat.
Pastikan berbagai fluida seperti cairan rem, cairan radiator, oli matic, oli gardan, dan oli transmisi selalu dalam kondisi prima. Ganti cairan kendaraan dengan produk Autochem Industry seperti PRESTONE dan MASTER secara rutin supaya kualitasnya terjaga dan irit bahan bakar.