Awal puasa Ramadan membutuhkan adaptasi tubuh supaya dapat menjalaninya dengan baik. Saat berpuasa, tubuh menjadi mudah lelah dan cepat mengantuk. Tentu berbahaya buat Anda yang setiap hari harus mengendarai mobil sendiri.
Namun jangan khawatir karena hal itu bisa disiasati. Berikut tips agar Anda tetap bugar saat harus mengendarai mobil:
1. Konsumsi Makanan Bergizi Saat Sahur
Meskipun tidak banyak, jangan lewatkan waktu sahur untuk menjaga kondisi tubuh saat puasa. Konsumsi makanan yang bergizi saat sahur dapat menjaga kebugaran ketika berkendara. Jangan lupa minum air putih setidaknya dua gelas agar tidak mudah dehidrasi.
Konsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan protein. Makanan seperti ini memberikan efek kenyang yang cukup lama, energi yang cukup besar, dan tahan lebih lama. Hindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi karena lebih cepat diserap tubuh dan menurunkan level energi saat siang hari.
2. Wajib Istirahat Tidur
Menjaga pola tidur juga penting dilakukan agar tubuh tetap bugar saat mengemudi mobil. Anda dapat memajukan waktu tidur karena bangun lebih cepat dari biasanya. Pastikan minimal dapat tidur 6 jam meskipun harus bangun untuk sahur. Jika mau bangun sahur pukul 03.30 dinihari, usahakan untuk tidur paling lambat pukul 21.30 malam sebelumnya.
Jam makan siang bisa dimanfaatkan untuk tidur sejenak untuk memulihkan energi, 30 menit sudah cukup untuk mengembalikan energi tubuh. Anda juga harus bisa mengukur tingkat kelelahan tubuh saat mengemudi. Meski sepele, lengah sepersekian detik karena mengantuk bisa fatal akibatnya.
3. Fokus dan Waspada Saat Mengemudi Mobil
Salah satu efek dari puasa adalah mengantuk, dan itu sangat berbahaya jika terjadi saat Anda mengemudi mobil. Oleh sebab itu, tetap fokus dan waspada saat mengemudi mobil. Jangan terdistraksi oleh kegiatan lain seperti bermain ponsel. Walaupun hanya 30 menit, segera tidur jika sudah sangat letih.
4. Kendalikan Emosi di Jalan
Umumnya saat puasa justru godaan emosional cenderung meningkat lantaran rasa lapar yang menghantui tubuh Anda. Selain itu, emosi yang tinggi juga membuat tubuh lebih cepat membakar kalori sehingga cepat letih atau lemas. Oleh sebab itu, kendalikan emosi saat berkendara di bulan puasa.
Jangan mudah tersulut emosi dan tenang dalam menghadapi berbagai situasi. Cobalah menghibur diri dengan mendengarkan lagu kesukaan atau berbincang ringan dengan penumpang. Bersenandung sembari bergerak ringan saat macet membuat tubuh terasa lebih rileks.
5. Atur Pola Berkendara
Berangkat ke kantor lebih awal lebih menguntungkan karena kondisi tubuh lebih fit dan jalan belum macet. Apalagi kalau di kantor Anda ada ruang memadai untuk istirahat. Usahakan agar tidak mengemudi di tengah hari yang sangat panas. Gunakan kacamata hitam supaya mata tidak cepat lelah.
Menjelang buka puasa biasanya jalan relatif lebih macet dari biasanya, apalagi di daerah yang ada penjual makanan berbuka puasa. Oleh sebab itu, atur waktu berkendara Anda dan cari rute yang tidak melalui daerah rawan macet. Golden moment berkendara di bulan puasa adalah sesaat setelah waktu berbuka karena jalan masih cukup lengang.
6. Hindari Makanan Pedas dan Asam
Dianjurkan untuk menghindari makanan yang pedas dan asam karena dapat mengganggu fungsi lambung dan pencernaan yang dapat mengakibatkan asam lambung. Selama berpuasa, kondisi ini akan membuat kondisi tubuh berat.
7. Jaga Kecepatan Mobil
Pasalnya, fisik orang berpuasa tidak sebugar saat tidak berpuasa. Rasa kantuk akan muncul ketika badan terasa tidak bugar. Berkendaralah dengan kecepatan wajar, karena kemampuan spasial (melihat jarak, membaca kecepatan) pengemudi yang berpuasa biasanya tidak maksimal dan reaksinya lebih lambat.
8. Kontrol Emosi
Ketika Anda mengemudi, sebaiknya tetap tenang dan atur pikiran untuk selalu berpikir positif dan untuk menjaga emosi. Cara mengemudi yang santun dan tidak mengganggu pengguna jalan lain akan mengurangi risiko kecelakaan.
9. Manfaatkan Sarana Hiburan di Mobil
Di bulan puasa, Anda akan sangat cepat lelah dan mengantuk, apalagi ketika berhadapan dengan kemacetan. Penting untuk memastikan sistem hiburan kendaraan dapat berfungsi dengan baik. Hal ini dapat membantu Anda menstimulus pikiran untuk tetap jernih dan menjaga mood tetap baik.
10. Jaga Kebugaran Mobil
Mobil yang terjaga kondisinya akan membuat aktivitas berkendara menjadi lebih aman dan nyaman. Anda juga dapat menjaga puasa karena emosi lebih terkendali dan tidak mudah lelah. Servis berkala di bengkel resmi atau langganan merupakan solusi mudah menjaga kondisi mobil.
11. Jangan ‘Balas Dendam’ Waktu Buka Puasa
Ada orang yang merasa wajib ‘balas dendam’ di waktu berbuka puasa karena merasa sudah menahan lapar dan haus selama seharian. Padahal tindakan tersebut akan merugikan karena perut tetiba kekenyangan. Selain mengganggu metabolisme tubuh, Anda juga menjadi kurang fokus dan mengantuk. Di lain pihak tetap harus mengemudi mobil dalam perjalanan pulang dari aktivitas.
12. Gunakan Cairan Mobil Berkualitas
Mobil kesayangan juga wajib dijaga kebugarannya di bulan puasa. Supaya mobil tidak dehidrasi, periksa cairan pendukung seperti cairan radiator, air wiper, cairan rem, dan lainnya. Perhatikan kondisi cairan tersebut, segera ganti dengan cairan baru untuk menjaga kualitasnya.
Ganti cairan mobil dengan produk Autochem Industry secara rutin supaya kualitasnya terjaga. Performa kendaraan akan selalu optimal sehingga memberikan kualitas berkendara yang irit bahan bakar dan terhindar dari risiko mogok atau kecelakaan.