Kaca film yang menempel pada setiap kaca jendela mobil ternyata ada usia pakainya. Jangan sampai kaca film yang sudah rusak masih digunakan. Khususnya saat ini cuaca panas sering melanda yang membuat kaca film sangat dibutuhkan.
Seperti komponen mobil lainya, kaca film mobil memiliki batas usia pemakaian. Dengan melakukan penggantian, maka kenyamanan dan keamanan berkendara akan lebih baik dibandingkan tetap menggunakan kaca film lama.
Kaca film akan menunjukkan tanda-tanda kerusakan jika sudah waktunya dilakukan penggantian dengan yang baru. Ada beberapa indikasi yang bisa menjadi penanda kerusakan pada kaca film mobil.
Silakan konsultasi dengan bengkel resmi atau langganan untuk pengecekan kondisi kaca film mobil. Jangan sampai mobilitas terganggu hanya karena mobil terasa panas akibat kualitas kaca film turun.
Apa Ciri-ciri Kaca Film Mulai Turun Kualitasnya?
1. Kaca film mulai terlihat kusam, warna yang tidak senada lagi, dan ada bagian yang terkelupas, terutama di bagian ujungnya, atau munculnya gelembung udara.
2. Warna yang sudah berubah menjadi kebiru-biruan atau ungu merupakan tanda lainnya.
3. Ada pula kaca film yang mulai berkurang tingkat kegelapannya sehingga lebih bening dan tampak lebih jelas dari luar yang membuat daya penahan sinar matahari turun.
3. Paling mengganggu, kualitasnya sudah mengganggu visibilitas pengemudi sehingga membahayakan saat di jalan.
Kalau dibiarkan, kerusakan kaca film bisa berbahaya karena pandangan pengemudi terganggu. Selain upaya membuat kabin nyaman juga turun karena berkurangnya daya tolak terhadap panas dari luar mobil.
Sebab Usia Pakai Kaca Film Turun
Pada dasarnya, usia normal pemakaian kaca film cukup lama, yakni sekitar 4 tahun. Dengan catatan, perlakuan Anda terhadap kaca film juga harus benar untuk tetap menjaga keawetannya.
Salah satunya adalah tidak parkir di bawah sinar matahari secara langsung, karena sinar matahari juga bisa membuat kaca film mudah rusak. Lem pada kaca film bisa berkurang daya rekatnya, sehingga keawetan kaca film menjadi berkurang.
Perawatan atau pembersihan yang tidak benar juga bisa membuat penolak sinar UV itu cepat rusak. Seperti menggunakan cairan yang bersifat abrasif atau lap kotor sehingga baret.
Untuk membersihkan kaca film sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan bahan khusus. Jangan menggunakan lap yang sama dengan yang digunakan untuk bodi, karena bisa menimbulkan baret.
Gunakan Prestone Brake Fluid DOT 4 Untuk Berkendara di Cuaca Panas
Prestone adalah cairan rem yang memberikan kinerja optimal dalam sistem pengereman mobil. Formula khusus membuat gejala vapor lock dapat dicegah saat rem bekerja keras dan titik didihnya tidak mudah turun akibat oksidasi, guna mencegah rem gagal berfungsi di tengah cuaca panas yang berat.
Bermodalkan hasil riset yang panjang di Indonesia, Prestone Brake Fluid sanggup menjaga kadar air dalam batas aman. Sebelum dipasarkan, cairan rem ini telah melewati tahapan quality control, di antaranya adalah pengujian kadar air di laboratorium milik PT Autochem Industry (AI).
Diproduksi untuk wilayah tropis, cairan rem berkualitas ini memiliki kadar air di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 0,3%. Bahkan, penurunan performa akibat iklim tropis yang mencapai kelembapan hingga 80% pada produk Prestone yang masih tersegel pun tidak terjadi.
Cairan rem Prestone diyakini tahan lebih lama dan memberikan nilai keselamatan yang lebih tinggi karena formula sintetis yang sesuai kebutuhan kendaraan di sini. Prestone turut memberikan perlindungan korosi untuk semua logam dalam sistem rem, cocok untuk rem cakram dan tromol, serta bersinergi dengan fitur-fitur penting seperti ABS.